SUMENEP, nusainsider.com — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengunjungi Stand Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep pada Senin malam, 1 September 2025, pukul 20.25 WIB.
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Sumenep itu disambut langsung oleh Kepala Dinsos P3A Sumenep, Drs Mustangin MSi, bersama seluruh pegawai dan staf Dinas terkait.

Mustangin menyampaikan bahwa hadirnya stand Dinsos P3A di gelaran Pameran Pembangunan dalam rangkaian Madura Culture Festival 2025 merupakan bentuk komitmen pihaknya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Stand ini kami sediakan bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi tentang bantuan sosial (bansos) dan layanan lainnya. Selama Madura Culture Festival dan Madura Night Vaganza 2025, masyarakat dipersilakan datang langsung ke stand,” jelas Mustangin.
Beberapa layanan yang tersedia di stand antara lain pengaduan bansos, yang dapat dilakukan secara langsung di stand atau melalui Mal Pelayanan Publik (MPP). Masyarakat juga dapat mengisi Buku Daftar Hadir Klien atau mengakses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id untuk pengaduan secara online.
Selain itu, layanan pengecekan data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) juga tersedia. Masyarakat bisa mengecek kepesertaan NIK KPM melalui aplikasi SIKS-NG, yang terhubung dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Registrasi atau pendaftaran ke DTKS pun dapat dilakukan dengan bantuan petugas di stand, yang siap melayani pengunjung dengan sigap dan sopan.
Layanan lainnya mencakup kepengurusan Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), di mana NIK calon penerima harus terdaftar di DTSEN.
Semua layanan ini dirancang agar masyarakat bisa mengakses berbagai bantuan sosial, seperti BPNT, PKH, PBI, BBL, hingga pengurusan PIP dan KIP, secara mudah dan efisien melalui sistem online SIKS-NG.
“Layanan ini kami berikan sesuai dengan dasar hukum UU No 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin. Salah satu layanan utama adalah kepengurusan PIP dan KIP bagi anak sekolah, termasuk layanan cetak Surat Keterangan (SUKET) DTKS,” tambah Mustangin. Layanan tersebut juga dapat diakses online melalui situs MPP Sumenep.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengapresiasi inisiatif Dinsos P3A dalam menyediakan layanan bagi masyarakat selama pameran. Ia mengaku bahwa keberadaan stand ini mempermudah warga mendapatkan informasi dan bantuan sosial secara cepat dan transparan.
“Ini adalah langkah yang sangat baik. Masyarakat bisa langsung berkonsultasi, melakukan pengecekan data, dan mengurus bantuan sosial di satu tempat. Semoga layanan ini terus ditingkatkan sehingga bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” ungkap Bupati Fauzi.
Dengan kehadiran stand Dinsos P3A di Pameran Pembangunan 2025, diharapkan pelayanan sosial di Kabupaten Sumenep semakin mudah diakses, transparan, dan tepat sasaran.
![]()
Penulis : Wafa

















