Mafia Solar Kian Terang-Terangan, SPBU 54.694.03 Diduga Ikut Bermain

Rabu, 3 Desember 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat di Kabupaten Sumenep. SPBU 54.694.03 diduga menjadi lokasi aksi pengisian Solar bersubsidi ke jeriken dalam jumlah besar oleh mafia solar, Selasa (2/12/2025).

Dalam sebuah video berdurasi 5 detik, terlihat tumpukan jeriken yang ditutup terpal plastik berada di area SPBU. Jeriken-jeriken tersebut diduga kuat dipersiapkan untuk menampung Solar bersubsidi yang kemudian diangkut oleh para pelaku.

Baca Juga :  Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital

Ironisnya, petugas SPBU tampak membantu proses pengangkutan jeriken berisi Solar ke kendaraan para tengkulak. Pemandangan itu seolah memperlihatkan bahwa praktik tersebut berlangsung secara terbuka dan diduga mendapat “restu” dari pihak tertentu.

Seorang warga bernama Iswandi, yang saat itu sedang mengisi Pertalite, menyaksikan langsung aktivitas tersebut.

“Di Sumenep ini banyak mafia BBM. Bahkan tempo hari ada pemain solar yang ditangkap Polres, tapi entah bagaimana akhirnya. Hilang beritanya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dugaan keterlibatan oknum SPBU bukanlah hal baru.

“Hampir semua mafia solar itu terindikasi bekerja sama dengan SPBU. Tapi anehnya, aparat seakan tidak tahu-menahu,” tegasnya.

Pantauan wartawan di lokasi juga menemukan sebuah mobil pick-up berpelat luar provinsi DN 8459 AG mondar-mandir dengan leluasa di area SPBU sambil memuat jeriken berisi Solar bersubsidi.

Baca Juga :  Batuputih Bersholawat Hadirkan Ulama Ternama dan Majelis At-Taufiq

Interaksi akrab antara petugas SPBU dan para tengkulak turut memperkuat dugaan adanya praktik terorganisir dalam penyelewengan BBM subsidi ini.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh
Pesantren Al-Islamiyah Gandeng Yonif TP 931/KJ Bentuk Santri Tangguh Lewat Kemah HIMMAH ke-51
Pelestarian Keris Dimulai dari Bangku Sekolah, Disbudporapar Sumenep Siap Dukung

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:34 WIB

PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:34 WIB

Pesantren Al-Islamiyah Gandeng Yonif TP 931/KJ Bentuk Santri Tangguh Lewat Kemah HIMMAH ke-51

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:55 WIB

Pelestarian Keris Dimulai dari Bangku Sekolah, Disbudporapar Sumenep Siap Dukung

Berita Terbaru