Mahasiswa Unitomo dan BUMDes Jatiurip Bangun “Kolam Harapan” untuk Kemandirian Ekonomi Desa

Senin, 18 Agustus 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Program Studi Budidaya Perairan dan Agribisnis Mahasiswa Unitomo Surabaya

Foto. Program Studi Budidaya Perairan dan Agribisnis Mahasiswa Unitomo Surabaya

PROBOLINGGO, nusainsider.comMahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jatiurip, Kecamatan Krejangan, Kabupaten Probolinggo.

Kolaborasi ini fokus pada pengembangan sektor ekonomi desa berbasis perikanan dan pertanian berkelanjutan.

Program kerja sama tersebut menyasar tiga bidang utama, yakni budidaya ikan lele, pemeliharaan ayam petelur, dan perawatan tanaman kelengkeng.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas warga dalam mengelola potensi lokal.

Kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri Kepala Desa Jatiurip Mohammad Hendrik, pengurus BUMDes, serta warga setempat, pada Senin (18/8/2025).

Baca Juga :  Raker JSI Berlanjut di Surabaya, Hotel Swiss-Belinn Beri Sambutan Istimewa

Diskusi dipandu mahasiswa dari Program Studi Budidaya Perairan dan Agribisnis, membahas aspek teknis dari ketiga sektor prioritas tersebut.

Dalam bidang budidaya lele, mahasiswa menekankan pentingnya manajemen kualitas air, pemilihan jenis pakan, serta pencegahan penyakit ikan.

Untuk sektor peternakan, warga mendapatkan edukasi terkait pola pemberian pakan ayam petelur, perawatan kebersihan kandang, hingga manajemen produksi telur yang sehat dan berkelanjutan.

Sementara pada sektor pertanian, mahasiswa mengedukasi warga mengenai perawatan tanaman kelengkeng yang telah ditanam sebelumnya. Edukasi mencakup teknik pemangkasan, pemupukan, hingga pengendalian hama berbasis organik agar tanaman tetap produktif.

Baca Juga :  Pujasera Pasar Bangkal Sumenep Akan Gelar Lomba Karaoke Dangdut, Berikut Hadiah dan Jadwalnya

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa bersama warga melakukan praktik lapangan dengan menebar bibit lele ke kolam yang telah disiapkan oleh BUMDes.

Kolam tersebut kemudian diberi nama “Kolam Harapan”, simbol semangat baru untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.

“Kami tidak hanya berhenti pada tataran wacana. Mahasiswa langsung ikut praktik di lapangan, mulai dari perawatan lele, ayam petelur, hingga tanaman kelengkeng. Edukasi teknis diberikan agar warga bisa mandiri mengelola,” ujar M. Lawdy Dhiyaa Vansya, S.ST., M.T., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unitomo.

Ia menegaskan, tiga sektor yang digarap mahasiswa tersebut saling melengkapi untuk menciptakan sumber pendapatan alternatif. Selain itu, program ini juga memperkuat peran BUMDes sebagai lembaga penggerak sektor ekonomi produktif desa.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Geliatkan E-sports Lewat Madura Super Cup Championship 2025

Kepala Desa Jatiurip, Mohammad Hendrik, menyambut baik inisiatif mahasiswa Unitomo. Ia menilai kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi warganya.

“Kolaborasi ini sangat kami apresiasi. Harapannya, lele, ayam petelur, dan kelengkeng dapat menjadi komoditas unggulan Desa Jatiurip yang mampu menopang perekonomian warga,” ungkap Hendrik.

Melalui pendekatan partisipatif, mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengelolaan berkelanjutan.

Ke depan, Desa Jatiurip menargetkan agar produk yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berdaya saing di pasar regional.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Polres Sumenep Evaluasi Kinerja Jajaran Polsek
Petani Cabai Batuputih Dapat Dukungan Polri, Produktivitas Pertanian Terus Didorong
Kementan Perkuat Peran Perempuan Tani, Lahan Tidur Disulap Jadi Sumber Pangan Bergizi
Wow! Kabag Hubla Kemenhub RI Tanggapi Polemik Proyek PELRA Kalianget Rp45 Miliar, Kepala KSOP Masih Bungkam
Keraton Sumenep Jadi Panggung Kebangkitan Budaya, GEN Ajak Pemuda Rawat Identitas Daerah
IWO Sumenep Gelar Lomba Pidato Bung Karno, Pemkab Dorong Pelestarian Nilai Perjuangan dan Bahasa Madura
Pemkab Sumenep Perkuat Pengawasan BSPS 2026, Sekda Tegas Tolak Segala Bentuk Pungli
Cuaca Bersahabat, Luas Tanam Tembakau Sumenep 2026 Diprediksi Kembali Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:55 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Polres Sumenep Evaluasi Kinerja Jajaran Polsek

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:52 WIB

Petani Cabai Batuputih Dapat Dukungan Polri, Produktivitas Pertanian Terus Didorong

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:26 WIB

Kementan Perkuat Peran Perempuan Tani, Lahan Tidur Disulap Jadi Sumber Pangan Bergizi

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:49 WIB

Wow! Kabag Hubla Kemenhub RI Tanggapi Polemik Proyek PELRA Kalianget Rp45 Miliar, Kepala KSOP Masih Bungkam

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:36 WIB

Keraton Sumenep Jadi Panggung Kebangkitan Budaya, GEN Ajak Pemuda Rawat Identitas Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Pengawasan BSPS 2026, Sekda Tegas Tolak Segala Bentuk Pungli

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:45 WIB

Cuaca Bersahabat, Luas Tanam Tembakau Sumenep 2026 Diprediksi Kembali Meningkat

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:25 WIB

Rutan Sumenep Tingkatkan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Lewat E-LAKSI

Berita Terbaru