Makayasa Center Segera Rampung, Sumenep Bersiap Jadi Basis Industri Rokok

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. H Supriyadi, Owner PT Mahaputera Nusantara saat Buka Puasa Bersama Awak Media di Hotel Baghraf Sumenep

Foto. H Supriyadi, Owner PT Mahaputera Nusantara saat Buka Puasa Bersama Awak Media di Hotel Baghraf Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Perkembangan Perusahaan Rokok Makayasa di Kabupaten Sumenep kini mulai menunjukkan progres signifikan.

Setelah sempat tidak banyak muncul di pemberitaan, perusahaan tersebut ternyata tengah fokus merampungkan pembangunan pusat kegiatan industri bertajuk Makayasa Center di wilayah Lenteng Timur.

Lokasi pembangunan berada di sisi barat SPBU 54.694.20, yang dinilai strategis untuk mendukung pengembangan industri ke depan.

Owner Makayasa, H. Supriyadi, mengungkapkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya besar perusahaan untuk naik kelas sekaligus memberikan dampak sosial yang luas bagi masyarakat.

Menurutnya, membangun usaha tidaklah mudah dan membutuhkan proses panjang, termasuk kekuatan spiritual.

“Tidak mudah membangun mimpi. Untuk naik kelas, kita kadang memang ditempa. Dengan cara apa? Ya, Dialah yang Maha Mengatur, dan yang jelas kita harus tetap memohon rida-Nya dalam hal apapun, apalagi soal bisnis,” ujarnya usai acara buka bersama puluhan jurnalis di De Baghraf Hotel Sumenep, Selasa (17/3) petang.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan visi besar perusahaan yang sarat filosofi angka enam. Hingga akhir 2026, Makayasa menargetkan mampu menyerap 6.000 tenaga kerja.

Baca Juga :  Madura Ethnic Carnival 2025, Magnet Budaya yang Dongkrak Ekonomi Lokal

Tak hanya itu, hasil ekspansi bisnis tersebut juga direncanakan untuk mendukung program sosial, seperti pendirian pesantren berkapasitas 6.000 santri, pemberdayaan 6.000 anak yatim, serta bantuan bagi 6.000 fakir miskin.

“Semua serba filosofi angka 6, berkaca pada rukun iman yang juga berjumlah enam,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa gagasan tersebut bukan muncul secara instan, melainkan melalui proses spiritual yang cukup panjang.

“Entah rahasia apa nanti yang akan ditampakkan oleh-Nya terkait angka 6 ini. Itu hasil istikharah saya selama delapan bulan,” imbuhnya.

Sebagai langkah awal, Makayasa saat ini membuka lowongan kerja sebanyak 300 orang, dengan prioritas pelamar berpengalaman. Rinciannya meliputi 190 tenaga linting, sementara sisanya untuk bagian paking dan gunting.

Baca Juga :  Kunjungi Jamaah Haji Sumenep, Lia Istifhama Tekankan Kesiapan Fisik Hadapi Armuzna

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan ekspansi tenaga pemasaran sebanyak 200 orang yang akan ditempatkan di berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Pacitan, Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Mojokerto, Jombang, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember.

Untuk wilayah Situbondo, aktivitas pemasaran disebut telah berjalan, sementara daerah lainnya dijadwalkan mulai efektif pada 1 April 2026.

Baca Juga :  Sosok Ini Dinilai Sangat Pantas Menggantikan Sekda Edy Rasyadi, Ini Alasannya

Tak berhenti di situ, Makayasa juga menargetkan ekspansi produk ke segmen kretek filter pada Juni 2026 sebagai bagian dari strategi penguatan pasar.

“Bismillah, semoga mimpi ini terhitung sebagai niat hamba yang ingin makin dekat dalam pengabdian, mengabdi untuk sesama, dan yang jelas demi ibadah kepada-Nya,” pungkas H. Supriyadi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas
Pesan H Her ditengah Situasi Bangsa yang Rumit, Uang Triliunan Diharapkan Sampai ke Petani Tembakau
Dari Sumenep hingga Malang, Ali Zainal Abidin Teguhkan Gerakan Fastabiqul Khairat untuk Negeri
Founder BIP Tegaskan Bantuan Rp2 Miliar Tetap Sesuai Rencana, Ali: Fokus Kami Kemanusiaan
Dunia E-Bike Bumi Putra, Pusat Sepeda dan Motor Listrik Terlengkap di Sumenep
Petani Pulau Sapeken Keluhkan Pupuk Telat Datang, DPRD Minta Jalur Distribusi Dibenahi
Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini
Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:26 WIB

Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas

Senin, 13 Juli 2026 - 02:51 WIB

Pesan H Her ditengah Situasi Bangsa yang Rumit, Uang Triliunan Diharapkan Sampai ke Petani Tembakau

Senin, 13 Juli 2026 - 00:28 WIB

Dari Sumenep hingga Malang, Ali Zainal Abidin Teguhkan Gerakan Fastabiqul Khairat untuk Negeri

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:06 WIB

Founder BIP Tegaskan Bantuan Rp2 Miliar Tetap Sesuai Rencana, Ali: Fokus Kami Kemanusiaan

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:39 WIB

Dunia E-Bike Bumi Putra, Pusat Sepeda dan Motor Listrik Terlengkap di Sumenep

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:34 WIB

Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:02 WIB

Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:39 WIB

Proyek Rp374 Juta Disorot, Jalan Tamidung–Gapura Tengah Mulai Mengelupas Sebelum Selesai

Berita Terbaru