Maraknya Penyalahgunaan Narkoba, Aktivis Jangkar Gelar Aksi Bisu Di Mapolda Jatim

Senin, 19 Juni 2023 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIM, nusainsider.com — Aktivis Jaringan Kajian Advokasi Rakyat (Jangkar) melakukan aksi bisu ke kepolisian daerah (Polda) Jawa Timur guna mempertanyakan Kinerja Polda Jatim yang dinilai Dalam Tanda Tanya, Senin 19 Juni 2023.

Sebagai bagian dari terwujudnya masyarakat jawa timur yang aman dan tentram, kepolisian merupakan bagian terpenting dari cita-cita tersebut.

Dalam hal ini kemudian JANGKAR (jaringan Kajian Advokasi Rakyat) melakukan berbagai kajian yang berujung pada temuan-temuan di Jawa Timur bahwa masyarakat masih dalam keresahan akibat maraknya penyalahgunaan narkoba dan berbagai isu sosial lainnya.

Baca Juga :  Mengakibatkan Kemacetan, Warga Tanjung Priok Keluhkan Putaran Balik Di Danau Agung Utara

Lebih ironisnya lagi, dari banyak pengguna melibatkan anggota kepolisian, berdasarkan data yang dirilis oleh polda jatim ada 1.530 anggota kepolisian yang dipecat karena terlibat kasus narkoba, namun sampai hari ini masih menjadi tanda tanya besar terkait siapa biang keladi yang menjadikan Jawa Timur dimasuki oleh barang HARAM tersebut, kata Mohammad Nor dalam keterangan rilisnya kepada media ini, senin (19/6) siang.

Aktivis Asal Sumenep itu menyampaikan, bahwa seharusnya kasus ini tidak hanya berujung pada pemecatan saja, tapi harus ada target dalam jangka tertentu terkait bandar narkoba, sebagai Evaluasi mantan Kapolda jawa timur juga terlibat.

Pada sisi lain, juga ada berbagai kasus kemasyarakatan yang terjadi di lingkungan jawa timur, salahsatunya beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :  Akhirnya, Ketukan Langit Ulama Dan Masyarakat Dua Desa Direspon Baik Bupati Sumenep

Anggota kepolisian tidak ramah terhadap masyarakat saat melakukan aksi demonstrasi, yang seharusnya dilindungi oleh kepolisian sesuai amanat UU no. 9 tahun 1998 tentang kebebasan menyampaikan pendapat dimuka umum, “Imbuhnya.

Dalam hal ini dianggap perlu KAPOLDA jatim melaksanakan evaluasi besar-besaran demi terciptanya Jawa Timur yang aman dan damai, ” Tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini dinaikkan pihak pewarta tidak ada akses konfirmasi lebih lanjut ke kepolisian daerah (Polda) Jawa Timur.

Loading

Berita Terkait

Menimbang Ulang Eksistensi Hiburan Dunia Malam : Tegas Menertibkan, Adil Menegakkan Aturan
OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan
Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Forum Konfercab PMII Surabaya Memanas, Dugaan Pemukulan Kader Unair Mencuat
Dugaan Kamar Gratis untuk Konstituen Bikin Geger, LBH Desak Kesetaraan Pelayanan
Dari Sengketa Tanah Jemur Wonosari, Ning Lia Dorong Penguatan Perlindungan Hukum Warga
Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Forum Konfercab PMII Surabaya Memanas, Dugaan Pemukulan Kader Unair Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Dugaan Kamar Gratis untuk Konstituen Bikin Geger, LBH Desak Kesetaraan Pelayanan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Dari Sengketa Tanah Jemur Wonosari, Ning Lia Dorong Penguatan Perlindungan Hukum Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hampir Lima Tahun Diburu, Terduga Pelaku Pembunuhan Akhirnya Masuk Jerat Polisi

Berita Terbaru