Masalembu Menuju Terang: Perjuangan Masyarakat Wujudkan Listrik PLN

Jumat, 21 Maret 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tiang PLN kepulauan Masalembu

Foto. Tiang PLN kepulauan Masalembu

SUMENEP, nusainsider.com — Pulau Masalembu hingga kini masih belum menikmati listrik dari PLN.

Meski program “Indonesia Terang” dicanangkan sejak 2019, warga Desa Masalima dan Sukajeruk masih bergantung pada genset dan panel surya.

Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SSNU) Cabang Masalembu mengajukan permohonan kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Mereka meminta percepatan pembangunan Pembangkit Listrik di Pulau Masalembu agar segera direalisasikan.

Ketua SSNU Masalembu, Jailani, mengungkapkan bahwa pihaknya mengirim surat ke Menteri ESDM pada 25 Februari 2025. Kementerian merespons cepat dan mengundang mereka rapat pada 14 Maret 2025.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Bupati Sumenep, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, PT PLN (Persero), serta Dinas ESDM Jawa Timur. Diskusi ini membahas solusi kendala pembangunan listrik di Pulau Masalembu.

Baca Juga :  Komitmen Kembangkan Potensi Diri, Arif Firmanto Resmi Sandang Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude

Diketahui, Kecamatan Masalembu terdiri dari Pulau Karamian, Pulau Masakambing, dan Pulau Masalembu. Meski menjadi pusat pemerintahan, Pulau Masalembu belum memiliki jaringan listrik PLN.

Pada 2020, PLN mulai memasang tiang listrik di Pulau Karamian dan Masalembu. Namun, hanya Pulau Karamian yang telah tersambung listrik, sementara Pulau Masalembu masih menghadapi kendala lahan untuk PLTS, “Pungkasnya.

Jailani sapaan akrabnya menekankan pentingnya listrik beroperasi 24 jam. Menurutnya, listrik tidak hanya untuk penerangan, tetapi juga untuk mendukung perikanan, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata.

Harapan masyarakat Masalembu kini semakin nyata. Pemerintah dan PLN telah berkomitmen menyelesaikan pembangunan listrik di pulau mereka dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga :  Ukhuwah Islamiyah Terjalin di Sapudi, Muhammadiyah dan NU Bersatu dalam Tabligh Akbar

Jika proyek PLTS dan jaringan listrik terealisasi, kehidupan masyarakat akan lebih baik. Perekonomian lokal akan tumbuh, kesejahteraan meningkat, dan kualitas hidup menjadi lebih baik.

Dengan dukungan semua pihak, impian masyarakat Masalembu untuk menikmati listrik 24 jam bukan lagi sekadar angan, melainkan kenyataan yang semakin dekat, “Tutupnya.

Ketiadaan listrik berdampak besar pada sektor perikanan, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata. Masyarakat yang mengandalkan genset harus menghadapi biaya operasional tinggi, sementara panel surya hanya mencukupi kebutuhan terbatas.

PLN telah menyusun roadmap penyediaan listrik di Pulau Masalembu. Tahap pertama adalah pembangunan PLTS 185 kWp pada 2026, dan tahap kedua sebesar 850 kWp pada 2027.

Baca Juga :  Sigap! PLN Sumenep Respon Cepat Padamnya Listrik Di kepulauan Gili Iyang, Begini Janjinya

Selain itu, PLN berencana membangun jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 30,1 km di Desa Masalima dan 27,89 km di Desa Sukajeruk. Namun, proyek ini terkendala anggaran PMN dan pembebasan lahan.

PLN berharap pemerintah daerah dan tokoh masyarakat mendukung penyelesaian kendala lahan agar proyek ini dapat segera terealisasi sesuai rencana.

PLN, Pemkab Sumenep, dan SSNU Masalembu sepakat untuk terus berkoordinasi dalam menyelesaikan masalah lahan. PLN berkomitmen menyelesaikan pembangunan PLTS Komunal setelah lahan dan anggaran tersedia.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan akan memantau perkembangan proyek ini, mulai dari penyelesaian pembebasan lahan hingga operasionalisasi PLTS di Pulau Masalembu.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis
Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga
Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026
SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Bappeda Sumenep Dorong Integrasi Data Pembangunan dengan Prioritas Nasional
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman
Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:48 WIB

SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Bukan Sekadar Serap Anggaran, Bappeda Sumenep Tekankan Manfaat Nyata Pembangunan

Berita Terbaru