Melalui Sinergi Masyarakat dan Pemerintah, Achmad Fauzi Berhasil Membangun Sumenep Hebat

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com —- Kabupaten Sumenep telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk peningkatan sektor ekonomi, Investasi dan penurunan angka kemiskinan.

Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan bahwa keberhasilan ini bukan hanya hasil kepemimpinan bupati, melainkan kolaborasi aktif antara masyarakat dan pemerintah.

Dalam acara PWI Talk on Stage, Sabtu (19/10/2024), Fauzi menyatakan bahwa kemajuan suatu daerah tidak dapat bergantung pada satu individu.

Ia menyoroti peran masyarakat dalam pembangunan dan pentingnya aspirasi mereka dalam setiap proses pembangunan. Konsep “Pentahelix” yang diusung dalam peringatan hari jadi Sumenep ke-755 menjadi contoh nyata.

Masyarakat terlibat dalam pelaksanaan calendar of event Sumenep, yang melibatkan masyarakat sebagai event organizer sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan beragam sektor.

Baca Juga :  Marak Kekerasan Seksual, LKK PCNU Kabupaten Sumenep Gelar Workshop Pencegahan

“Sumenep adalah contoh bahwa dengan keterlibatan masyarakat, daerah bisa maju. Ke depan, kita perlu menjaga semangat ini agar Sumenep terus berkembang,” tutupnya.

Dari segi investasi, Kabupaten Sumenep menunjukkan tren positif, meningkat dari Rp1,77 triliun pada 2022 dengan serapan tenaga kerja sebanyak 31.227 orang, menjadi Rp2,1 triliun pada 2023 dengan serapan 45.454 orang.

Pada September 2024, investasi sudah mencapai Rp2,41 triliun, dan pihaknya optimis target realisasi investasi tahun ini sebesar Rp2,5 triliun dapat tercapai dengan peningkatan serapan tenaga kerja.

Selain itu, angka kemiskinan menurun dari 18,76 persen pada 2022 menjadi 17,78 persen di 2024, menjadikannya yang terendah di Jawa Timur. Dalam periode 2016-2021, angka kemiskinan fluktuatif, dengan puncaknya mencapai 20,51 persen pada 2021 akibat pandemi COVID-19.

Pertumbuhan ekonomi juga meningkat, dari 2,61 persen pada 2021 menjadi 3,11 persen pada 2023, dan terus meningkat menjadi 5,35 persen (*)

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB