Menarik! Proyek Tangkis Laut Saur-Saebus Tidak Melibatkan Desa. Begini Kata Kadis PUTR

Senin, 16 Oktober 2023 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Haji Marjuni, PJ Kades Saur-saebus kecamatan Sapeken (Kanan), Pemilik CV Pasir Putih dan CV Shovia Bratajaya Saur-saebus, Badar (Tengah), Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumenep, Eri Susanto, M.Si (Kiri)

Foto. Haji Marjuni, PJ Kades Saur-saebus kecamatan Sapeken (Kanan), Pemilik CV Pasir Putih dan CV Shovia Bratajaya Saur-saebus, Badar (Tengah), Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumenep, Eri Susanto, M.Si (Kiri)

SUMENEP, nusainsider.com Proyek Pembangunan Tangkis Laut Dusun Saebus Desa Saur-saebus kecamatan Sapeken, kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur masih santer dengan berbagai persoalan.

Diketahui, Mega Proyek tersebut dimenangkan CV Shovia Bratajaya, Dusun Saibus RT 001 RW 001 Desa Sapeken Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023. Sementara pembangunan Tangkis laut pada APBD 2022 yang berlokasi di Dusun Saur Desa saur-saebus juga dimenangkan orang yang sama dengan CV Berbeda, yakni CV Pasir Putih Jalan Ponpes Darul Qur’an Saibus Sapeken Sumenep.

Badar, Pemenang tender asal saur-saebus sapeken menyampaikan bahwa Tahun 2022 memang betul ada pembangunan tangkis laut tapi lokasinya tidak sama, dan pelaksananya juga tidak sama dengan yang 2023.

Tahun 2022 itu yang melaksanakan orang kangayan, hanya CVnya pinjam kepada saya.

Baca Juga :  Tangkis Laut di Sapeken Ada Kejanggalan, Ini Data APBD 2022 dan 2023

Desa saur-saebus itu ada 2 (dua) kepulauan mas jadi nyebrang lagi. Silahkan di cek ke Lokasi tentang paket dan proyeknya agar tahu kebenarannya mas, “imbuhnya saat ditelphone melalui akun whatsappnya, Senin 16/10/2023 Pukul 08.35 Wib.

Masalah pohon besar tidak ditebang karena pohon itu harus dilindungi, jika pohon itu di tebang lalu bagaimana dengan penahan abrasi.

Dan juga Masalah Papan nama tidak mencantumkan nama CV pelaksana, karena itu bukan kewajiban dan tidak harus dicantumkan. Nilai proyeknya sudah jelas, sumber dananya sudah jelas lalu apa lagi yang menjadi masalah”, Ungkapnya.

Pihaknya juga membenarkan bahwa dalam pengerjaan proyek tangkis laut tersebut memang tidak ada keterlibatan desa karena penentuan lokasi dan sebagainya sudah ditentukan saat pengajuan.

Baca Juga :  Terkesan Dipersulit, Aktivis PMII Sumenep Harapkan Perda RTRW Transparan

“Tidak ada keterlibatan desa mas, karena lokasinya sudah ditentukan di awal pengajuan”, Jelasnya.

Sementara itu, PJ Kades saur-saebus saat dikonfirmasi wartawan nusainsider.com terkait Proyek Tangkis laut di desanya pada tahun 2022 dan 2023 menuturkan, bahwa pihaknya menjabat Kades baru 8 bulan, nanti saya cek ke lapangan tentang kebenarannya.

Namun untuk proyek tangkis laut tahun 2023 ini, tidak ada keterlibatan pihak desa, baik dari penentuan lokasi dan sebagainya. Hanya saja, desa memastikan pekerjaan proyek tersebut Selesai. “Singkatnya Marjuni, PJ kades saur-saebus kepada media nusainsider.com melalui pesan whatsappnya, Senin, 16/10/2023 pukul 07.58 Wib.

Lebihlanjut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) sumenep, Eri susanto menyampaikan bahwa alur kegiatan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab OPD selalu masuk dalam sirup.

Baca Juga :  LSM Dan Ormas Sulut Minta Kejari Manado Usut Tuntas Semua Kasus Korupsi

Dan sebenarnya kegiatan tersebut sudah jelas dipapan nama bahwa itu bantuan keuangan khusus.

“Itu bantuan keuangan ke desa, yang mengerjakan desa”, singkatnya.

Dikonfirmasi kembali terkait papan nama proyek yang tidak mencantumkan CV Pelaksana dan tidak ada keterlibatan desa, pihaknya belum ada respon hingga berita ini di naikkan.

Loading

Berita Terkait

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam
Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?
Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara
Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi
Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta
Dokter Spesialis Sudah Tiba, Gangguan Listrik Jadi Tantangan Pelayanan Kesehatan di Sapudi
Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem
Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:59 WIB

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:43 WIB

Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:56 WIB

Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:34 WIB

Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:52 WIB

Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat

Berita Terbaru