Pemkab Sumenep Sukses Lestarikan Bahasa Madura, Cak Fauzi Terima Penghargaan Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo saat menerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) dari kemendikdasmen

Foto. Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo saat menerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) dari kemendikdasmen

SUMENEP, nusainsider.com Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam melestarikan Bahasa Madura kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) pada puncak acara Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026, Senin (25/5/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan SDM Kemendikdasmen, Jalan Raya Parung, Ciputat, Bojongsari, Kota Depok.
Berdasarkan surat undangan Nomor 10498/B/MDM/BS.00.02/2026 tertanggal 18 Mei 2026 yang ditandatangani Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, penghargaan diberikan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki praktik baik dalam pelestarian bahasa daerah melalui pendidikan, kebijakan daerah, dan pelibatan masyarakat.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa program Revitalisasi Bahasa Daerah merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam merevitalisasi 105 bahasa dan dialek di 36 provinsi sepanjang tahun 2025.

“Program ini merupakan wujud sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam merevitalisasi 105 bahasa/dialek di 36 provinsi pada tahun 2025,” demikian kutipan dalam surat Kemendikdasmen.

Program Revitalisasi Bahasa Daerah sendiri menjadi langkah strategis Kemendikdasmen dalam mencegah kepunahan bahasa daerah sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi.

Baca Juga :  Merajut Sejarah, Menata Masa Depan: Sumenep Gelar Haul Akbar Raja-Raja Madura

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga eksistensi Bahasa Madura agar tetap hidup dan berkembang di tengah generasi muda.

Menurutnya, bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan warisan budaya yang mencerminkan identitas dan karakter masyarakat Madura.

Cak Fauzi, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa Pemkab Sumenep terus berkomitmen memperkuat pelestarian Bahasa Madura melalui berbagai kebijakan daerah, termasuk penerapan mata pelajaran Bahasa Madura sebagai muatan lokal wajib di sekolah.

Baca Juga :  Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional

Ia berharap penghargaan tersebut mampu menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus mencintai, menggunakan, dan melestarikan Bahasa Madura dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak tergerus perkembangan zaman.

Berikut daftar 27 penerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah 2026:

  1. Gubernur Kepulauan Riau – Kepulauan Riau.
  2. Wali Kota Parepare – Sulawesi Selatan
  3. Wali Kota Surabaya – Jawa Timur
  4. Bupati Kutai Timur – Kalimantan Timur
  5. Wali Kota Surakarta – Jawa Tengah
  6. Bupati Sumenep – Jawa Timur
  7. Bupati Lampung Tengah – Lampung
  8. Bupati Hulu Sungai Selatan – Kalimantan Selatan
  9. Wali Kota Banjarmasin – Kalimantan Selatan
  10. Bupati Kepulauan Aru – Maluku
  11. Bupati Langkat – Sumatera Utara
  12. Bupati Badung – Bali
  13. Bupati Rokan Hulu – Riau
  14. Bupati Tana Tidung – Kalimantan Utara
  15. Bupati Tana Toraja – Sulawesi Selatan
  16. Wali Kota Serang – Banten
  17. Wali Kota Kendari – Sulawesi Tenggara
  18. Bupati Gayo Lues – Aceh
  19. Bupati Sumbawa – NTB
  20. Bupati Minahasa Tenggara – Sulawesi Utara
  21. Bupati Belitung Timur – Bangka Belitung
  22. Bupati Belitung – Bangka Belitung
  23. Bupati Batang Hari – Jambi
  24. Bupati Banggai – Sulawesi Tengah
  25. Bupati Lebak – Banten
  26. Bupati Karimun – Kepulauan Riau
  27. Bupati Halmahera Selatan – Maluku Utara

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kunjungi Jamaah Haji Sumenep, Lia Istifhama Tekankan Kesiapan Fisik Hadapi Armuzna
Pimred nusainsider.com Apresiasi Kiprah CEO DRT The Big Family di Hari Ulang Tahunnya
Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat
Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari
Bappeda Sumenep: Program SIMPUL Jawaban Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data
Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata
Bappeda Sumenep Dorong Transparansi Pembangunan melalui Aplikasi SIPD-RI E-Dalev
47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:36 WIB

Pemkab Sumenep Sukses Lestarikan Bahasa Madura, Cak Fauzi Terima Penghargaan Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026 - 04:52 WIB

Kunjungi Jamaah Haji Sumenep, Lia Istifhama Tekankan Kesiapan Fisik Hadapi Armuzna

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:20 WIB

Pimred nusainsider.com Apresiasi Kiprah CEO DRT The Big Family di Hari Ulang Tahunnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:55 WIB

Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:33 WIB

Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:30 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Transparansi Pembangunan melalui Aplikasi SIPD-RI E-Dalev

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:21 WIB

47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As

Berita

Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:55 WIB