Mengenal Nur Hayat, Aktivis Ulung Asal Sumenep Menyelesaikan Studinya di Surabaya

Minggu, 23 Februari 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Nur Hayat, S.Pd., M.Ap, Tenaga Ahli Bupati Sumenep sekaligus Mantan Aktivis PMII Sumenep.

Foto. Nur Hayat, S.Pd., M.Ap, Tenaga Ahli Bupati Sumenep sekaligus Mantan Aktivis PMII Sumenep.

SURABAYA, nusainsider.comNur Hayat, S.Pd., M.Ap., seorang aktivis asal Sumenep yang dikenal akan semangatnya dalam menuntut ilmu, akhirnya meraih gelar Magister Administrasi Publik dari Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya. Ia berhasil menyelesaikan studinya pada Minggu, 23 Februari 2025.

Perjalanan akademik Nur Hayat bukanlah hal yang mudah. Sejak awal, ia telah menunjukkan tekad kuat dalam mengejar pendidikan tinggi.

Gelar Magister yang kini disandangnya merupakan bukti dari dedikasi serta perjuangan panjangnya dalam dunia akademik dan aktivisme.

Sebagai seorang aktivis, Nur Hayat memiliki visi besar untuk berkontribusi terhadap pembangunan di Sumenep, yang dikenal sebagai Kota Keris. Ia ingin membawa perubahan positif di berbagai sektor, termasuk pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Nur Hayat menempuh pendidikan Strata Satu di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Sumenep. Di sana, ia mulai aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi kemahasiswaan yang memperkuat jiwa kepemimpinannya.

Baca Juga :  Gerakan ABA Menguat, Akis Jasuli Dinilai Tak Layak Pimpin NasDem Sumenep

Setelah lulus dari STKIP PGRI Sumenep, ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang Strata Dua di Untag Surabaya. Selama menempuh studi di sana, ia terus mengasah kemampuannya dalam bidang administrasi publik dan semakin memperluas jaringan aktivismenya.

Dengan ilmu yang diperoleh dari kedua institusi pendidikan tersebut, Nur Hayat berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap masyarakat Sumenep. Ia ingin membantu menciptakan kebijakan yang berpihak kepada rakyat serta membangun sistem yang lebih transparan dan efisien.

Tak hanya berhenti di sini, Nur Hayat berencana untuk terus menuntut ilmu hingga ke jenjang Strata Tiga (S3). Ia memiliki impian besar untuk menjadi akademisi sekaligus praktisi yang mampu memberikan solusi bagi permasalahan sosial di daerahnya.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga. Saya ingin terus belajar dan mengaplikasikan ilmu yang saya peroleh demi kemajuan Sumenep,” ujar Nur Hayat saat diwawancarai usai wisuda, Minggu 23 Februari 2025.

Dorongan dan motivasi besar dalam menuntut ilmu didapatkan Nur Hayat dari keluarga serta rekan-rekan seperjuangannya. Mereka selalu mendukungnya untuk terus maju dan tidak berhenti belajar demi meraih masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  Wow! Kepala Bappeda Sumenep Tampil Memukau Pada Grand Final Festival Batik 2024

Sebagai aktivis, Nur Hayat juga aktif dalam berbagai organisasi sosial dan kepemudaan di Sumenep. Ia kerap terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, pelatihan kepemimpinan, serta advokasi kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Capaian akademik Nur Hayat ini menjadi inspirasi bagi banyak pemuda di Sumenep. Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, seseorang bisa meraih pendidikan tinggi sekaligus tetap aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial.

Baca Juga :  Terseret Dugaan Pemerasan, Ketua DPRD Sumenep Mangkir dari Panggilan Penyidik

Ke depan, Nur Hayat berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi dirinya serta membangun ekosistem yang mendukung generasi muda agar lebih peduli terhadap pembangunan daerah. Ia ingin menjadi contoh bahwa aktivisme dan pendidikan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan perubahan yang lebih baik.

“Saya berharap ilmu yang saya dapatkan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. Semoga saya diberi kesehatan dan kesempatan untuk terus berkarya dan mengabdi,” pungkasnya.

Dengan semangat dan tekad yang dimiliki, Nur Hayat diharapkan dapat menjadi sosok inspiratif bagi banyak orang.

Keberhasilannya dalam dunia akademik dan aktivisme menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam menciptakan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.

Loading

Penulis : Mam

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Sukses Lestarikan Bahasa Madura, Cak Fauzi Terima Penghargaan Kemendikdasmen
Kunjungi Jamaah Haji Sumenep, Lia Istifhama Tekankan Kesiapan Fisik Hadapi Armuzna
Pimred nusainsider.com Apresiasi Kiprah CEO DRT The Big Family di Hari Ulang Tahunnya
Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat
Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari
Bappeda Sumenep: Program SIMPUL Jawaban Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data
Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata
Bappeda Sumenep Dorong Transparansi Pembangunan melalui Aplikasi SIPD-RI E-Dalev

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:36 WIB

Pemkab Sumenep Sukses Lestarikan Bahasa Madura, Cak Fauzi Terima Penghargaan Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026 - 04:52 WIB

Kunjungi Jamaah Haji Sumenep, Lia Istifhama Tekankan Kesiapan Fisik Hadapi Armuzna

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:20 WIB

Pimred nusainsider.com Apresiasi Kiprah CEO DRT The Big Family di Hari Ulang Tahunnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:55 WIB

Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:33 WIB

Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:30 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Transparansi Pembangunan melalui Aplikasi SIPD-RI E-Dalev

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:21 WIB

47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As

Berita

Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:55 WIB