Modus Bagi Hasil Oknum PNS Diduga Tipu Warga Kota Sumenep

Rabu, 4 September 2024 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.comWarga Desa Pabian Kecamatan kota Sumenep, kabupaten Sumenep, mengaku merasa ditipu oleh salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS ) kementerian agama (Kemenag) kabupaten Sumenep Madura

Yanto sebagai korban penipuan dengan iming-iming kerjasama penjualan laptop, percetakan banner dan spanduk dengan sistem bagi hasil setiap bulannya

Lebih lanjut Yanto menjelaskan bahwa 2 tahun lalu ia menyerahkan uang sebanyak Rp 80.000.000-,

“Jangankan untung, saya malah rugi, bagi hasilnya tidak ada, uang saya malah tidak dikembalikan” terangnya pada media ini, Rabu (4/9/2024)

Masih kata pria yang dipanggil Yanto, ia mengaku segala daya dan upaya yang dilakukan untuk menagih uangnya segera kembali, namun tidak berhasil.

Baca Juga :  Terdeteksi Terima Uang Puluhan Juta, PPS Kecamatan Rubaru Terancam Dilaporkan

“Bulan 7 kemaren janji untuk mengembalikan uang saya, namun sampai saat ini tidak dikembalikan, dan itu ada bukti perjanjiannya masih saya simpan, dan ada dua saksi yang menandatangani komitmen itu” tegasnya

Hal itu dibenarkan oleh sultan bahwa ia yang ikut menandatangani komitmen itu di ruangan kepala sekolah tempat pelaku mengajar

“Waktu itu yang membuat komitmen akan bayar ada 4 orang yg menyaksikan salah satunya kepala sekolah cuma yang tanda tangan di perjanjian itu saya sebagai saksi dan teman saya” terangnya

AHMD sebagai pelaku saat dikonfirmasi mengaku kondisi keuangannya sedang minus dan berjanji akan tetap bayar.

Baca Juga :  Marak Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan, AMS Kompak Audiensi ke Disdik dan Polres

“Bukannya tidak mau bayar tapi saat ini kondisi keuangan saya lagi minus” tegasnya

AHMD, mengaku bahwa usahanya yang dijanjikan tidak jalan “tapi saya tetap akan berusaha bayar” janjinya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta
Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Berita Terbaru