Ning Lia: Hari Pahlawan Bukan Seremonial, Tapi Panggilan Menyala untuk Berjuang

Minggu, 9 November 2025 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.,i.,M.E.I (Istimewa for nusainsider.com)

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.,i.,M.E.I (Istimewa for nusainsider.com)

JAKARTA, nusainsider.com Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyerukan agar peringatan Hari Pahlawan 10 November dijadikan momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan dan nasionalisme bangsa Indonesia.

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menegaskan, makna Hari Pahlawan tidak bisa dilepaskan dari pertempuran heroik arek-arek Suroboyo pada 10 November 1945, yang menjadi simbol keberanian rakyat mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan Belanda.

“Pertempuran 10 November adalah simbol bahwa bangsa Indonesia tidak akan pernah menyerahkan sejengkal pun harga diri kepada bangsa lain. Dari semangat itu lahirlah kesadaran nasional bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan hasil perjuangan dan pengorbanan luar biasa,” tegas Ning Lia dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu (8/11/2025).

Perempuan kelahiran Surabaya tersebut menilai, sejarah Hari Pahlawan perlu terus dipelajari dan ditanamkan kepada generasi muda, agar mereka memahami bahwa nilai perjuangan para pahlawan merupakan pondasi utama dalam membangun bangsa yang berdaulat dan bermartabat.

Baca Juga :  Pasca Reshuffle, Lia Istifhama Dorong Figur Muda Isi Kursi Menpora

Menurutnya, generasi muda masa kini harus mampu meneladani semangat pantang menyerah, gotong royong, dan cinta tanah air sebagaimana ditunjukkan para pahlawan pada masa perjuangan kemerdekaan.

Selain itu, Ning Lia juga mengapresiasi tema peringatan Hari Pahlawan tahun ini, yakni “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.” Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan tantangan zaman yang menuntut semangat kejuangan dalam berbagai bidang kehidupan.

“Tema ini menegaskan bahwa semangat kepahlawanan tidak berhenti pada pertempuran fisik, tetapi juga perjuangan membangun bangsa di berbagai bidang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ning Lia menyampaikan bahwa perjuangan masa kini dapat diwujudkan dengan cara-cara kontekstual, seperti berkontribusi dalam dunia pendidikan, sosial, ekonomi, dan politik, tanpa kehilangan nilai-nilai kejuangan yang diwariskan para pahlawan.

“Semangat Hari Pahlawan seharusnya menggerakkan kita semua—baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda—untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa,” tuturnya.

Ia menegaskan, perjuangan di era modern tidak lagi di medan perang, melainkan di medan pengabdian dan karya nyata. Setiap individu dapat menjadi pahlawan dalam bidangnya masing-masing, selama tindakan itu dilandasi oleh niat tulus untuk kemajuan bangsa.

“Setiap tindakan kecil yang dilandasi semangat pengabdian adalah bentuk perjuangan masa kini. Itulah cara kita mewarisi dan melanjutkan semangat para pahlawan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB