Opini ; Perempuan Dan Stigma

- Pewarta

Jumat, 26 Mei 2023 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEREMPUAN DAN STIGMA
Oleh : Asna Ningsih
Sejarah Indonesia menunjukkan perempuan merupakan jenis kelamin yang berada pada strata kedua dalam masyarakat yang hanya berperan di dapur, sumur, dan kasur.
Tilas sejarah inilah yang memenjara ruang gerak perempuan hingga melahirkan stigma dalam masyarakat bahwa perempuan ialah sosok yang tidak setara dan tidak sebanding dengan laki-laki.
Perempuan dianggap tidak dapat memiliki peran yang besar dalam masyarakat, tidak layak untuk berpendidikan tinggi, tidak dapat menjadi seorang pemimpin negeri, bahkan hanya menduduki strata kedua yang berada di bawah kendali laki-laki.
Terlahir sebagai seorang perempuan seolah-olah harus siap untuk menerima stigma negatif dari masyarakat. Budaya dan nilai patriarkis yang terkonstruksi membuat peran perempuan seakan-akan diopresi sehingga kehadirannya hanya berfungsi sebagai objek seksualitas dan pengelola dapur, budaya inilah yang melahirkan stigma-stigma tertentu pada perempuan yang mempersempit ruang gerak perempuan.
Sampai saat inipun budaya patriarki masih sangat melekat pada diri masyarakat indonesia. Mendarah daging sehingga sulit untuk dihilangkan, terlebih bagi masyarakat yang masih berada di daerah-daerah perdesaan. Budaya patriarki masih menjadi perbincangan yang selalu hangat.
Budaya patriarki inilah yang menimbulkan stigma-stigma tertentu untuk perempuan, contohnya perempuan tidak boleh pulang malam, perempuan tidak harus sekolah tinggi jika ujung-ujungnya hanya di dapur, perempuan harus menikah cepat, perempuan harus bisa masak dan lain sebagainya.
Dengan demikian, realita yang ada ini harus dikikis sedikit demi sedikit agar perempuan tak lagi terbelenggu dalam penindasan akibat budaya patriarki yang mendasar dan mengakar ini.
Meskipun budaya patriarki masih membelenggu, perempuan indonesia tidaklah harus takut akan budaya dan stigma tersebut.
Kaum perempuan harus menunjukkan kualitas dirinya sehingga dapat mengikis stigma budaya patriarki. Perempuan tidak harus merasa di marginalisasi, ataupun di subordinasi.
Perempuan berhak mendapatkan haknya, baik secara pendidikan, politik ataupun dalam dunia pekerjaan.
Penulis, Kader Kopri Kota Jambi

Loading

Baca Juga :  Melalui Gerakan Literasi Keuangan, Dirut Bank BPRS Bhakti Sumekar Masifkan Tabungan Simpel

Berita Terkait

Pawai Karnaval Lughatul Islamiyah diikuti Ribuan Siswa dan Siswi dari Berbagai Tingkatan
Prof Ari : Gen Z Berpotensi Kerja di Luar Negeri, Industri Kreatif dan Tidak Birokrasi
SDN Pancor II Gelar Kegiatan Bazar di malam Pertama Perpisahan, Badri Ghazali: Implementasi P5 dari Kurikulum Merdeka
BKPSDM Bersama Universitas Veteran Gelar Sosialisasi Kegiatan RPL Program S2
Pengawasan Anak Putus Sekolah di Kota Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara
45 Kader Digital Sumenep Ikuti Bimbingan Kader Digital Desa di Jakarta
Dua Kader PMII Rayon FIS UIN SU Di lantik Sebagai Ketua HMJIP
Pencabulan Siswi SMP, Ning Lia Harapkan Penegakan Hukum Sampai Tuntas

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 16:37 WIB

Pawai Karnaval Lughatul Islamiyah diikuti Ribuan Siswa dan Siswi dari Berbagai Tingkatan

Sabtu, 22 Juni 2024 - 10:26 WIB

Prof Ari : Gen Z Berpotensi Kerja di Luar Negeri, Industri Kreatif dan Tidak Birokrasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:37 WIB

SDN Pancor II Gelar Kegiatan Bazar di malam Pertama Perpisahan, Badri Ghazali: Implementasi P5 dari Kurikulum Merdeka

Jumat, 7 Juni 2024 - 14:37 WIB

BKPSDM Bersama Universitas Veteran Gelar Sosialisasi Kegiatan RPL Program S2

Jumat, 7 Juni 2024 - 10:05 WIB

Pengawasan Anak Putus Sekolah di Kota Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara

Minggu, 2 Juni 2024 - 17:30 WIB

45 Kader Digital Sumenep Ikuti Bimbingan Kader Digital Desa di Jakarta

Jumat, 24 Mei 2024 - 11:08 WIB

Dua Kader PMII Rayon FIS UIN SU Di lantik Sebagai Ketua HMJIP

Sabtu, 18 Mei 2024 - 09:21 WIB

Pencabulan Siswi SMP, Ning Lia Harapkan Penegakan Hukum Sampai Tuntas

Berita Terbaru