Pemkab Sumenep Perkuat Kebijakan Ekonomi Daerah dengan Pengendalian Inflasi dan Optimalisasi PAD

Jumat, 7 Maret 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sumenep

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperkuat kebijakan ekonomi daerah dengan mengendalikan inflasi serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah ini menjadi strategi utama untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan keberlanjutan pembangunan daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan inflasi daerah tetap terkendali di kisaran 2,5% ±1%.

Target ini disesuaikan dengan kebijakan nasional agar stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga.

“Kami menerapkan kebijakan pengendalian inflasi agar daya beli masyarakat tetap stabil, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Ini penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang sehat,” Pungkasnya Dr Ir Arif Firmanto dalam keterangannya kepada media nusainsider.com Jumat (07/03/2025).

Selain fokus pada pengendalian inflasi, Pemkab Sumenep juga terus mengupayakan peningkatan PAD melalui optimalisasi pajak dan retribusi daerah.

Baca Juga :  Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Pemerintah daerah juga mengeksplorasi berbagai sumber pembiayaan lain guna menopang program pembangunan yang telah direncanakan.

“Kami terus menggali potensi lokal agar PAD semakin meningkat. Dengan demikian, berbagai program pembangunan yang telah dirancang dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” Paparnya.

Optimalisasi PAD dilakukan melalui berbagai strategi, termasuk digitalisasi sistem perpajakan daerah serta penertiban wajib pajak agar kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat.

Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan penerimaan daerah tanpa membebani masyarakat secara berlebihan.

Selain itu, Pemkab Sumenep juga menggandeng sektor swasta dalam berbagai kerja sama strategis guna memperluas sumber pendapatan daerah.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah dapat memperoleh investasi yang lebih besar untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan sektor-sektor prioritas lainnya.

Baca Juga :  Dilantik di UIN Madura, GP Ansor Tlanakan Usung Gerakan Ideologis dan Ekonomi Mandiri

Di sisi lain, pengendalian inflasi dilakukan dengan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok di pasar. Pemerintah daerah aktif berkoordinasi dengan distributor dan pedagang agar pasokan tetap terjaga dan harga tidak mengalami lonjakan yang signifikan.

“Tim pengendalian inflasi daerah terus memantau pergerakan harga dan ketersediaan barang di pasaran. Jika ada indikasi kenaikan harga yang tidak wajar, kami segera mengambil langkah intervensi,” jelasnya.

Salah satu langkah konkret yang diambil Pemkab Sumenep dalam mengendalikan inflasi adalah melalui operasi pasar murah.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama pada momen tertentu seperti menjelang hari besar keagamaan.

Selain operasi pasar, pemerintah juga berupaya memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai penopang utama perekonomian daerah.

Baca Juga :  Wujudkan Pilkada Sumenep Berkualitas, Bawaslu Sumenep Gelar Diskusi Terbuka

Dengan meningkatkan produksi lokal, pasokan kebutuhan pokok dapat lebih stabil, sehingga harga tetap terkendali.

Dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi bagian penting dari kebijakan ekonomi daerah. Pemkab Sumenep terus memberikan fasilitas pembiayaan serta pelatihan bagi UMKM agar mereka mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika ekonomi.

Arif Firmanto sapaan akrabnya menegaskan bahwa dengan strategi yang terarah dan kerja sama yang solid antara pemerintah, sektor swasta, serta masyarakat, perekonomian Sumenep akan terus tumbuh secara berkelanjutan.

“Kami optimistis bahwa langkah-langkah yang kami ambil akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah ke arah yang lebih baik,” Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM
QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara
Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026
Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep
Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian
Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah
Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam
PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:46 WIB

QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:29 WIB

PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:27 WIB

DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar

Berita Terbaru