Pemuda Sumenep Tanggapi Viralnya Penerimaan Uang Caleg DPR RI; Kalau Berani, Laporkan

Kamis, 5 September 2024 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Viralnya pemberitaan terkait adanya oknum 26 Panitia penyelenggara kecamatan (PPK) di kabupaten Sumenep menerima Titipan uang dari Caleg DPR RI mendapat komentar dari Pemuda Sumenep asal kepulauan.

Pasalnya, pemuda Sumenep tidak begitu penasaran terhadap Panitia penyelenggara penerima uang dari Caleg DPR RI, Melainkan penasaran dengan Tangan-tangan Ajaib penghubung antara Caleg dengan Panitia penyelenggara tersebut, “kata Arif Rahman kepada media nusainsider.com via whatsappnya, Kamis 5 September 2024.

Ya mereka yang menjadi perantara atau Lobbying ke Panitia penyelenggara kecamatan (PPK), Saya harap itu dibuka sekalian biar demokrasi kita sehat.

Lobbying itu tidak akan terjadi jika ada penolakan dari PPK sebagai penerima. Tetapi namanya Pelobi akan mencari cara agar target yang dituju masuk di perangkapnya.

Baca Juga :  Arita Aprilicyana Sebutkan Antisipasi Tekan Angka Pelecehan Seksual di Sumenep, Begini

Demokrasi sehat tidak hanya bergantung pada penyelenggara. Dia hanya bagian struktural mas, “pungkasnya.

Arif sapaan akrabnya menjelaskan bahwa Setidak-tidaknya ada 3 (tiga) elemen yang menentukan demokrasi kita sehat. Pertama, Struktur politiknya, kedua, kultur dan pendidikan politiknya, ketiga, media sebagai kontrol. Kalau tiga elemen itu bagus, demokrasi kita akan bagus ke depan.

Tapi kondisi yang terjadi sekarang ini terjadi, Pendidikan politik kita belum terselenggara dengan baik mas.Dan, Semoga Komisioner KPU dan Bawaslu yang baru ini bisa melaksanakan itu dan menunjukkan integritasnya, “Imbuhnya.

Ditambahkan, Ini bukan hanya untuk DPR RI saja, tetap untuk kita semua. Bahwa politik bukan saja soal bagaimana cara memenangkan, tetapi juga memastikan bahwa kemenangan itu didapat dengan cara-cara yang sah secara moral, diperbolehkan secara hukum dan beradab secara kemanusiaan.

Harapan kami sebagai pemuda adalah bagaimana pilkada sumenep mendatang, seluruh proses terlaksana dengan baik, penyelenggaranya menjalankan fungsinya dengan baik, masyarakatnya memilih dengan baik. Karena kedua paslon yang ada adalah yang terbaik di bidang dan keterampilannya masing-masing, “Tambahnya.

Diwaktu dan tempat yang berbeda, Firsya menyampaikan Penyelenggara pemilu menerima uang, itu berita tidak berimbang mas. Dan untuk membuat berita berimbang maka Perlu disebutkan, Penerima dan Pemberinya Siapa.

Kemudian uang itu mengalir kepada penyelenggara untuk kepentingan siapa? Jika untuk DPR RI, atas nama siapa?
beranikah disebutkan detail menjawab pertanyaan dimaksud, “Imbuhnya Netizen Media sosial yang tidak mau menyebutkan nama Aslinya kepada media nusainsider.com

Baca Juga :  Mencekam! 26 PPK di Kabupaten Sumenep akan Berurusan dengan Hukum, Ini Daftar Orangnya

Apalagi, Kabarnya, Caleg DPR RI yang menyogok PPK Sumenep itu Gak lolos ke Senayan. Berarti PPK Tersebut menjalankan Tugas negara dengan tepat.

Tapi Kenapa masih pakai di Viralkan dan menunggu I’tikad baik dari PPK dan PPS. Maksudnya calon pelapor masih butuh Aliran Lancar dari PPK dan PPS ya?, “Tanyanya.

Kalau memang menginginkan Demokrasi Sumenep berjalan lancar, langsung saja Laporkan kalau berani juga ke KPK.

Bukan pakai Gertak Sambal penyet dulu, ” Tutupnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB