Penasaran dengan Cita Rasa Bawang Merah Varietas Rubaru? Yuk Simak di Sini

Jumat, 15 Maret 2024 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Meskipun berfungsi sebagai pelengkap makanan, bawang goreng ternyata dapat memengaruhi masakan yang dilengkapinya.

Namun, tidak semua bawang goreng itu sama. Terbukti jika kita lihat di pasaran, dapat kita temui berbagai bawang goreng dengan tampilan serta rasa yang berbeda-beda. Hal ini karena tiap produsen memiliki bahan baku serta caranya masing-masing dalam memproduksi bawang goreng.

Di Indonesia, terdapat berbagai varietas bawang merah dengan karakteristik yang berbeda-beda sehingga jika diolah menjadi bawang goreng, hasilnya pun berbeda-beda pula.

Diantara berbagai varietas yang ada di Indonesia, kami, Travel-iing Indonesia menggunakan bawang merah Sumenep dalam produk kami, Bawang Goreng.

Baca Juga :  Ketua PI Kenalkan Wisata Sumenep Kepada Mahasiswa Penelitian Se Jatim

Pada kesempatan ini, kami akan jelaskan mengapa bawang merah Sumenep adalah bahan yang tepat untuk membuat bawang goreng.

Apa itu Bawang Merah Sumenep?

Bawang merah Sumenep, atau yang dikenal sebagai varietas “Rubaru”, sesuai namanya, adalah bawang merah yang berasal dari Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.

Bawang merah jenis ini memiliki karakteristik umbi yang berwarna lebih pucat (bila dibandingkan dengan bawang merah Brebes) serta memiliki bentuk umbi yang lebih lonjong.

Bawang merah ini tergolong bawang merah yang cukup tahan terhadap penyakit, tahan terhadap musim penghujan dan kemarau, serta kandungan airnya yang relatif lebih sedikit dibandingkan dengan bawang merah Brebes.

Baca Juga :  Dinobatkan Sebagai Bapak Moderasi Beragama, Bupati Achmad Fauzi Sampaikan Misteri Ini

Bawang Merah Sumenep sebagai Bawang Goreng.

Bawang merah Sumenep selama ini dikenal sebagai bahan baku yang tepat dijadikan bawang goreng. Hal ini karena kandungan air pada umbi bawang merah Sumenep yang relatif lebih sedikit sehingga lebih cepat kering dan matang jika diolah dengan teknik yang tepat. Karena lebih cepat kering, bawang merah tidak perlu dimasak hingga overcooked.

Bawang goreng dengan bahan baku bawang merah Sumenep memiliki warna yang lebih cerah kekuningan dengan tekstur yang renyah. Aroma bawang goreng yang dihasilkan juga lebih wangi dan tidak terlalu tajam.

Baca Juga :  GEN Eco Action Ajak Masyarakat Sumenep Peduli Lingkungan Melalui Seruan Aksi

Selain itu, bawang goreng yang dimasak dengan teknik yang tepat juga rasanya ringan dan manis serta tidak terlalu tajam seperti bawang goreng yang dihasilkan dari bawang merah Brebes.

Nah, berdasarkan alasan tersebut, kami Travel-iing Indonesia menggunakan bawang merah Sumenep sebagai bahan baku produk kami, Bawang Goreng Iing.

Buat akang teteh yang penasaran dengan cita rasa bawang goreng yang dihasilkan dari bawang merah Sumenep, silakan pesan melalui Tokopedia, Shopee, atau melalui media sosial kami (WhatsApp, Line, dan Instagram). Selamat mencoba!

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura
Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terbaru