Pengrusakan APK FINAL di Desa Legung Timur, Ketua TIM Relawan Distrik Legung Himbau Begini

Sabtu, 2 November 2024 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pengrusakan Alat peraga kampanye (APK) Pasangan Calon (Paslon) Kiai Ali Fikri – Kiai Unais Ali Hisyam (FINIS) terjadi di Perbatasan Dusun Pesisir Timur Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang Sumenep Madura Jawa Timur, Sabtu 02 November 2024.

Hal tersebut terpantau pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.46 Wib saat seorang Relawan melakukan aktivitas Lari pagi di area Pantai Pesisir, Legung timur.

Moh Hasan Fauzi pendukung Mas Kiai (FINAL) Distrik Legung memohon maaf kepada pihak manapun yang merasa terganggu dengan adanya Banner FINAL di Desa Legung Timur Kecamatan Batang-Batang Sumenep.

Untuk selanjutnya, kami menghimbau kepada semua pendukung Maskiai FINAL Distrik Legung agar bisa menahan diri untuk tidak suudzan dan menuduh tanpa bukti kepada siapapun dan pihak manapun, “Imbuhnya Ketua Relawan Mas Kiai FINAL Distrik LEGUNG kepada media nusainsider.com, Sabtu 02 November 2024.

Baca Juga :  Dukungan Kepada Paslon FAHAM Makin Menguat, Kali Ini Masyarakat Ganding Juga Pasang Badan

Ia menilai, insiden seperti ini adalah hal yang Lumrah terjadi walaupun bertentangan dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Atas nama Ketua Relawan Mas Kiai, sekali lagi mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan, mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas momentum pilkada 2024 ini walau pilihan diantara kita berbeda-beda, “Imbuhnya.

Ditambahkan, pihaknya menghimbau kepada seluruh TIM Relawan Mas Kiai Distrik Legung agar tidak terprovokasi dengan adanya pengrusakan Banner tersebut.

Tetap Tunjukkan sifat dan Sikap kita sebagai TIM yang berpendidikan dan Cinta kedamaian, ” Tambahnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB