SUMENEP, nusainsider.com — Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Sumenep resmi dikukuhkan pada Kamis (12/2/2026) di Pendopo Agung Kabupaten Sumenep.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi gerakan koperasi sekaligus menegaskan komitmen bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis asas kekeluargaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan DEKOPINWIL Jawa Timur Slamet Sutanto, SE., ME., perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Bupati Sumenep, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pengurus dan anggota koperasi se-Kabupaten Sumenep.
Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan kuatnya dukungan terhadap kebangkitan gerakan koperasi di Kota Keris.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Momentum ini sekaligus menjadi tonggak penting untuk memperkuat peran koperasi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Ketua DEKOPINDA Sumenep, Ec. Sustono, M.Sc., menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menggerakkan koperasi agar semakin profesional, adaptif, transparan, dan berdaya saing.
“Penguatan koperasi membutuhkan sinergi antara DEKOPINDA, pemerintah daerah, serta seluruh insan koperasi, baik di wilayah daratan maupun kepulauan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH., menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pimpinan DEKOPINDA yang baru.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan sebelumnya, Zaini, atas dedikasi dan pengabdian dalam membangun gerakan koperasi di Sumenep.
Bupati cak fauzi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen mendukung penguatan koperasi sebagai soko guru perekonomian daerah.
Menurutnya, pemerintah akan terus membuka ruang kolaborasi dan pembinaan agar koperasi tumbuh sehat, modern, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya pada sektor UMKM, pertanian, perikanan, dan ekonomi pesisir.
“Seluruh koperasi diharapkan mulai menerapkan tata kelola berbasis aplikasi keuangan yang transparan dan akuntabel sebagai bagian dari transformasi menuju koperasi modern,” tegasnya.
Di sisi lain, Pimpinan DEKOPINWIL Jawa Timur, Slamet Sutanto, SE., ME., mengapresiasi soliditas gerakan koperasi di Kabupaten Sumenep. Ia mengajak seluruh pengurus bekerja dengan visi besar, tata kelola yang baik, serta komitmen pelayanan kepada anggota.
Menurutnya, jargon “Bekerja tiada henti, mengabdi tanpa pamrih” harus menjadi semangat dalam menggerakkan koperasi sebagai sarana pengabdian demi kesejahteraan bersama.
Secara terpisah, Ketua Bidang Industri, Perdagangan, Pertambangan, dan Energi DEKOPINDA Sumenep, H. Rusdi, S.S., menyampaikan harapannya agar kepengurusan yang baru dapat mengemban amanah dengan maksimal.
Menurutnya, keberadaan DEKOPINDA diharapkan mampu mendorong kemajuan koperasi serta meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pelosok Sumenep.
“Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata, koperasi diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” pungkasnya.
Rusdi sapaan akrabnya menegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menghadirkan program nyata yang menyentuh kebutuhan anggota koperasi, termasuk memperkuat akses permodalan, peningkatan kapasitas usaha, serta memperluas jaringan pemasaran produk koperasi agar mampu bersaing di pasar regional maupun nasional, “Tambahnya.
Usai prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DEKOPINDA Sumenep. Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk merumuskan program kerja, arah kebijakan organisasi, serta langkah konkret dalam memperkuat kapasitas kelembagaan dan usaha koperasi di Kabupaten Sumenep.
![]()
Penulis : Wafa
















