Polemik Pemanggilan Haji Her oleh KPK, Pihak Yayasan Bantah Isu Pemeriksaan

Rabu, 8 April 2026 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemanggilan terhadap pengusaha rokok asal Madura, Jawa Timur, H. Khairul Umam atau yang dikenal sebagai Haji Her. Pemanggilan tersebut berkaitan dengan dugaan kasus suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pemanggilan tersebut. Namun, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan penyidik.

“Benar, KPK melakukan pemanggilan terhadap Haji Her,” ujar Budi Prasetyo, dikutip TIMES Indonesia, Selasa (7/4/2026).

Budi menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima konfirmasi terkait alasan ketidakhadiran saksi tersebut. KPK pun memastikan akan menjadwalkan ulang pemeriksaan.

“Kami belum mendapat konfirmasi atas ketidakhadiran saksi dimaksud. Penyidik tentu akan melakukan penjadwalan ulang,” jelasnya.

Ia juga mengimbau seluruh pihak yang dipanggil dalam proses penyidikan untuk bersikap kooperatif.

“KPK mengimbau agar para saksi yang dipanggil dalam penyidikan perkara dapat hadir dan memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Haji Her melalui Ketua Yayasan Haji Her Peduli Indonesia, Muhammad Taufik, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar.

Baca Juga :  Pemred Media Se-Jabanusa Hadiri Lokakarya III SKK Migas : Dukung Tercapainya Ketahanan Energi

Menurut Taufik, informasi yang menyebut Haji Her telah diperiksa oleh KPK adalah tidak benar.

“Pemberitaan yang menyebutkan Haji Her diperiksa KPK itu tidak benar sama sekali. Kami membantah dengan tegas. Itu hoaks dan sangat merugikan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia juga menegaskan bahwa Haji Her merupakan sosok pengusaha yang selama ini dikenal aktif membantu petani tembakau di Madura.

“Haji Her bukan hanya pengusaha, tapi juga tokoh yang konsisten memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau. Beliau hadir langsung membantu para petani, membeli hasil panen mereka, dan memastikan roda ekonomi tetap berjalan. Jadi framing yang berkembang itu sangat tidak tepat dan menyesatkan,” imbuhnya.

Diketahui, Haji Her yang memiliki nama asli Khairul Umam merupakan pengusaha asal Pamekasan yang dikenal luas dengan julukan “Crazy Rich Madura” atau “Sultan Madura”.

Baca Juga :  Jika Jenderal Memberi Hormat ke Pengusaha, Di Mana Presiden?

Ia menjabat sebagai CEO PT Bawang Mas Group yang bergerak di sektor pembelian dan pengolahan tembakau.

Selain itu, ia juga mengembangkan bisnis di sektor kuliner melalui Bento Group Indonesia yang menaungi brand Bento Kopi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:27 WIB

Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru