Presiden Prabowo dan LaNyalla Kompak Tolak Demokrasi Liberal

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Mantan ketua DPD RI ke-5, Aa Lanyalla Mahmud Mattaliti.

Foto. Mantan ketua DPD RI ke-5, Aa Lanyalla Mahmud Mattaliti.

JAKARTA, nusainsider.com Pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI mendapat apresiasi dari Anggota MPR/DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memuji seluruh presiden pendahulu serta para pendiri bangsa yang telah merumuskan model demokrasi dan ekonomi Indonesia.

Menurut LaNyalla, sikap itu mencerminkan jiwa negarawan yang patut dicontoh.

“Budaya mikul duwur mendem jero adalah hakikat bangsa ini. Seperti disampaikan Presiden, demokrasi warisan nenek moyang kita selaras dengan budaya kekeluargaan, gotong royong, saling mengisi, dan saling mendukung. Presiden konsisten dengan prinsipnya,” ujar Ketua DPD RI ke-5 tersebut, Jumat (15/8/2025).

LaNyalla juga sepakat dengan ajakan Presiden agar bangsa Indonesia konsisten menjalankan rancangan dasar negara yang dirumuskan para pendiri bangsa, seperti Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, dan Generasi 45, yang tertuang dalam UUD 1945.

“Presiden menegaskan, bila kita merasa salah jalan, kita harus berani mengoreksi. Ini sejalan dengan perjuangan mengembalikan sistem bernegara sesuai rumusan pendiri bangsa, yang diundangkan pada 18 Agustus 1945. Semoga kita segera menemukan momentum kesadaran kolektif untuk kembali, dan meninggalkan demokrasi liberal,” tambahnya.

Diketahui, Presiden Prabowo dalam pidatonya menyoroti kecenderungan sebagian elit yang menganggap pemikiran Bung Karno, Bung Hatta, dan Generasi 45 sudah usang untuk tantangan abad ke-21. Menurutnya, pandangan tersebut keliru.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Santuni Anak Yatim Sebelum Nyoblos Ke TPS

Generasi 45 adalah generasi yang mengalami langsung penjajahan dan imperialisme, melihat kekayaan bangsa diangkut keluar negeri selama ratusan tahun.

Karena itu, rancang bangun yang mereka buat jelas dan tegas mengatur arah demokrasi dan ekonomi kita. Saya yakin, jika kita menjalankannya, Indonesia akan menjadi negara yang kuat,” tegas Prabowo.

Loading

Penulis : Mam

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB