Promosikan Wisata Pantai Matahari, Disbudporapar Sumenep Optimis Terapkan Sapta Pesona

Jumat, 10 Maret 2023 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kadisbudporapar Sumenep saat mengunjungi Wisata Pantai Matahari Desa Lobuk Kecamatan Bluto, Sumenep

Foto. Kadisbudporapar Sumenep saat mengunjungi Wisata Pantai Matahari Desa Lobuk Kecamatan Bluto, Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan kembali memuji pesona objek wisata Pantai Matahari.

Namun selain memuji Iksan juga meminta pengelola pantai yang berlokasi di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto tersebut untuk lebih memikat pengunjung dengan wahana bersifat kenangan.

Sebab pihaknya berencana akam menjadikan wisata tersebut sebagai bagian dari suguhan bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke kota keris nantinya.

“Nanti, jika ada wisatawan dari luar negeri yang berkunjung ke Sumenep, akan kami arahkan ke Pantai Matahari ini,” kata Iksan saat bincang-bincang santai di podcast PWI Sumenep Talk, Jumat (10/3/2023).

Ia mengatakan, jika hal tersebut dapat dilakukan, maka pengunjung secara otomatis akan dengan senang hati mempromosikan wisata yang dikunjungi kepada orang lain.

Baca Juga :  Swadaya Perbaiki Jembatan, Warga Gapura Timur Pertanyakan Dana Desa Miliaran

Dengan demikian, tingkat kunjungan wistawan ke kabupaten Sumenep, akan senantiasa meningkat.

“Wisatawan harus bisa punya kenangan yang indah, saat berkunjung ke sebuah destinasi wisata,” ungkapnya, Jumat (10/3).

Menurutnya, sebuah tempat wisata tak hanya dituntut untuk menyajikan pemandangan saja. Melainkan juga, harus ada hal postif yang didapatkan oleh para wisatawan ketika beranjak (pulang) .

Ia menjelaskan, seluruh destinasi wisata semestinya mampu menghadirkan kombinasi yang sempurna antara pelayanan, pemandangan, keamanan, kebersihan dan kenyamanan.

“Istilahnya itu mampu menerapkan sapta pesona,” jelasnya.

Iksan akrabnya menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, akan melakukan berbagai upaya kongkret dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kota Keris.

Lebih jauh, dirinya mengajak agar seluruh masyarakat dapat bekerjasama guna menjaga dan mengembangkan potensi wisata yang ada di daerahnya masing-masing.

“Nanti kami koordinasikan juga dengan DPMD dan dinas terkait. Tapi, kami juga ingin masyarakat ikut serta untuk mengembangkan potensi wisata di Sumenep,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lobuk Moh Saleh merasa optimis melanjutkan misi pengembangan wisata, karena Pantai Matahari memiliki cikal bakal wisata spot pancing pertama di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Dirgahayu Republik Indonesia 79, Nusantara Baru Indonesia Maju

Saat ini, masih banyak hal yang perlu dimaksimalkan, terlebih dari segi sarana dan prasarana. Untuk itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melalui dinas terkait mampu memberikan dukungan penuh dalam pengembangan tersebut.

“Kami ingin, semua pihak dapat berkomitmen bersama-sama membangun dan mengelola wisata ini, dengan begitu target bersama dapat tercapai,” pungkasnya.

Seperti diketahui, wisata Pantai Matahari di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto diresmikan pada pergantian tahun 2023. Namun, objek wisata ini mulai dicari para wisatawan.

Baca Juga :  Pelestarian Keris Dimulai dari Bangku Sekolah, Disbudporapar Sumenep Siap Dukung

Berapa tidak, selain memiliki ikon wisata spot pancing, wisata ini juga menawarkan pesona terbitnya matahari (sunrise) dan tenggelamnya matahari (sunset).

Spot pancing Pantai Matahari adalah salah satu wisata yang baru ada di Sumenep, begitupun dengan tawaran sunrise dan sunset sekaligus, juga disebut satu-satunya di Madura.

Berbeda dengan wisata pantai lainnya, di area tersebut memiliki arus ombak yang tidak begitu besar, karena wisata ini bukan merupakan laut lepas. Sehingga wisatawan lebih merasa aman.

Sunrise dan sunset juga menjadi salah satu spot foto cantik yang banyak disukai setiap orang. Di tempat ini pengunjung dapat menikmati kehangatan mentari pagi dan senja secara langsung.

Loading

Berita Terkait

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD
Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi
Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding
Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa
Kompak Rayakan Maulid dan HUT RI, Warga Pocang Temor Hiasi Kampung dengan Merah Putih
Shalawat Nariyah dan Pembacaan Kitab Warnai Rencana Pertemuan Rutin Keturunan Khatib Paranggan
Fauzi As ; Madura Merdeka di Tiang Bendera

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Shalawat Nariyah dan Pembacaan Kitab Warnai Rencana Pertemuan Rutin Keturunan Khatib Paranggan

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Fauzi As ; Madura Merdeka di Tiang Bendera

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:59 WIB

17 Agustus 2026, Bundaran Letda Sucipto Tuban Jadi Titik Khidmat Penghormatan Sang Merah Putih

Berita Terbaru