Puskesmas Batang-Batang Lakukan Pencegahan Penyakit DBD Melalui Upaya Preventif Ini

Senin, 23 Desember 2024 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Upaya Cegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) kecamatan Batang-batang lakukan Siaran Keliling sebagai upaya preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Batang-Batang.

Kegiatan rutin yang dilakukan oleh tim promkes bersama dengan PJ DBD dan PJ Kesling, Tim Puskesmas Batang-Batang menyiarkan informasi kesehatan pada masyarakat luas dengan cara berkeliling mengendarai mobil dan memakai pengeras suara, “Kata Kepala Puskesmas Batang-batang, Dr Sulaiha Riningsih melalui keterangan rilis yang diterima media nusainsider.com, Senin 23 Desember 2024.

Maraknya kasus penyakit menular ini, pihaknya mengaku atas himbauan Kepala Dinas Kesehatan P2KB yang telah memberikan tugas kepada tenaga Promkes dan Kesling agar mengingatkan masyarakat di wilayah kerjanya untuk waspada tentang penyakit menular.

Penyakit menular yang disebabkan oleh lingkungan dan kondisi tubuh menurun sangat cepat berpotensi terkena penyakit jika tidak diimbangi dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga pola makan teratur, “Imbuhnya.

Baca Juga :  Daop 6 Yogyakarta Gelar Napak Tilas Jalur Kereta Api Yogyakarta - Magelang

Dr Ririn sapaan akrabnya menjelaskan bahwa Gejala penyakit menular ini menyerang imun tubuh sehingga banyak ditemukan pasien dengan sakit demam, sakit kepala parah, nyeri otot dan sendi, sakit lambung/diare, dan saluran pernafasan.

Adapun pencegahan penyakit menular ini dapat dilakukan dengan Gerakan PHBS. Kegiatan PHBS diantaranya 3M Plus (menguras, menutup tempat penampungan air, dan mendaur ulang berbagai barang yang berpotensi berkembang biak nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia).

Selain itu, dapat dilakukan juga kegiatan PHBS lainnya seperti menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi yang ada di rumah, gotong royong untuk membersihkan lingkungan, meletakkan pakaian yang telah digunakan dalam wadah yang tertutup, memberikan abate pada bak mandi, biasakan cuci tangan pakai sabun, menutup makanan dengan tudung saji untuk mencegah lalat hinggap di makanan, meningkatkan daya tahan tubuh dengan olahraga, menghindari paparan asap rokok, makan buah yang mengandung vit.C, dan istirahat yang cukup, “Jelasnya.

Ditambahkan, Kepala Puskesmas Inovatif wilayah Batang-batang itu bahwa Kegiatan ini dilaksanakan di 9 desa wilayah kerja Puskesmas Batang-Batang. Mulai dari pemasangan spanduk Gerakan PHBS di tempat – tempat strategis di setiap desa, siaran keliling oleh petugas kesehatan dan mengajak kerjasama kader kesehatan desa untuk mensosialisasikan Gerakan PHBS dengan memberikan leaflet/poster tentang Gerakan PHBS.

Pihak pemerintah desa juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan Jumat Bersih yang dilakukan setiap hari Jumat pagi di masing-masing desa.

Diharapkan dari keberlangsungan siaran keliling ini dan pelaksanaan kegiatan bersama lintas sektor dapat mencegah penambahan pasien penyakit menular di wilayah kerja Puskesmas Batang-Batang, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur
Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup
ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:32 WIB

Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:23 WIB

Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:52 WIB

Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Berita Terbaru