Ramadan Jadi Momentum Refleksi, Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Ulama dan Aparatur

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Buka Puasa Bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Tokoh Agama di Sumenep

Foto. Buka Puasa Bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Tokoh Agama di Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Di bawah langit Ramadan yang sarat makna, Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar buka puasa bersama alim ulama, sebuah momentum simbolik yang mempertemukan kekuasaan, hukum, dan spiritualitas dalam satu meja kebersamaan.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat itu menjadi penanda bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan administratif semata, tetapi juga pada restu doa serta nilai-nilai keimanan yang menjadi fondasi moral dalam menjalankan roda pemerintahan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama Wakil Bupati Sumenep, jajaran DPRD Kabupaten Sumenep, unsur TNI–Polri, aparat penegak hukum, serta jajaran strategis pemerintahan daerah.

Baca Juga :  Elpiji 3 Kg di Sapeken Tembus Rp29 Ribu, Warga Tagih Janji Subsidi Pemerintah

Turut hadir Komandan Kodim 0827 Sumenep, Kapolres Sumenep, Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Ketua Pengadilan Negeri Sumenep, Ketua Pengadilan Agama Sumenep, Pj. Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Plt. Inspektur Daerah, Kepala Satpol PP, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris DPRD, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, hingga para alim ulama dari berbagai penjuru Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutannya, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ruang refleksi kolektif bagi para pemimpin untuk menata ulang niat, membersihkan hati, serta memperkuat tanggung jawab moral terhadap rakyat.

“Buka puasa bersama ini bukan sekadar kebersamaan seremonial. Ini adalah ikhtiar batin agar setiap kebijakan, setiap keputusan, dan setiap langkah pemerintahan selalu berada dalam koridor keadilan, kejujuran, dan keberkahan,” ujar Fauzi.

Ia menekankan bahwa sinergi antara ulama dan umara merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial, ketenteraman daerah, serta keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Sumenep.

“Tanpa doa para ulama, kekuasaan akan kering. Tanpa kebijakan yang adil, doa tidak akan menemukan jalannya. Karena itu, keduanya harus berjalan seiring,” tegasnya.

Menurutnya, kekuatan pemerintahan tidak hanya diukur dari program kerja dan capaian fisik pembangunan, tetapi juga dari ketulusan niat dan keberpihakan kepada nilai-nilai kebenaran.

Baca Juga :  Jaga Kepercayaan Publik, Ning Lia Andalkan Loyalitas Tim dan Nilai Kejujuran

Ramadan, lanjutnya, menjadi momentum strategis untuk mempererat solidaritas antar-lembaga sekaligus memperkuat komitmen moral dalam menjalankan amanah jabatan.

Bupati juga berharap agar momentum suci ini menjadi pengingat bahwa jabatan adalah titipan yang kelak dipertanggungjawabkan, tidak hanya di hadapan hukum dan masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

Acara buka puasa bersama tersebut ditutup dengan doa bersama, memohon agar Kabupaten Sumenep senantiasa dijauhkan dari perpecahan, diberi pemimpin yang amanah, serta dianugerahi keberkahan dalam setiap langkah pembangunan.

Baca Juga :  Bazar Takjil Ramadan, Bukti Nyata Dukungan Pemkab Sumenep untuk UMKM

Di bulan suci ketika doa menggema lebih dekat ke langit, Sumenep seakan mengikat janji: membangun daerah dengan iman, menjaga kekuasaan dengan nurani.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara
Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif
Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian
Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:28 WIB

Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Media Expo 2026 Perdana di Jawa Timur, Cak Fauzi Beri Apresiasi kepada Tiga Media Lokal

Berita Terbaru