Rebut Trophy Bupati! Festival Aransemen Tong-Tong Sumenep Resmi Dibuka

Jumat, 10 April 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Festival Kreatif Aransemen cipta lagu musik Tong-tong Sumenep

Foto. Festival Kreatif Aransemen cipta lagu musik Tong-tong Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Dalam rangka meramaikan kalender event tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama FKPPI Cabang 1327 Sumenep akan menggelar Festival Kreatif Aransemen Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep Se Madura Open 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi bagi para pelaku seni musik tong-tong di wilayah Madura, sekaligus upaya pelestarian budaya lokal yang dikemas secara kreatif dan kompetitif.

Festival tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu dan Minggu, 25–26 April 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lapangan Kesenian Gotong Royong Sumenep.

Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan seni tradisional khas Madura.

“Festival ini menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dalam musik tong-tong, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal,” ujarnya.

Dalam festival ini, peserta diwajibkan membawakan salah satu lagu ciptaan dirinya, yakni “Mencintai Tanpa Dicintai”, “Orang Biasa”, atau “Tanda Tanya”.

Baca Juga :  Ziarah Jelang Ramadan, Lia Istifhama Tegaskan Makna Cinta Lewat Doa untuk Leluhur

Peserta diperbolehkan melakukan aransemen musik secara bebas, namun tidak diperkenankan mengubah syair atau lirik lagu.

Sementara itu, Ketua FKPPI Sumenep, Edi Susanto menambahkan bahwa festival ini bersifat terbuka untuk seluruh grup musik tong-tong se-Madura.

“Kami mengundang seluruh komunitas musik tong-tong di Madura untuk ikut berpartisipasi. Ini kesempatan besar untuk menunjukkan kreativitas sekaligus meraih prestasi,” katanya.

Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp12 juta, dengan kategori juara meliputi Juara Umum yang memperebutkan Trophy Bupati Sumenep, Juara Favorit hasil polling di lokasi, serta lima penyaji terbaik.

Baca Juga :  Semarak kemerdekaan HUT RI ke 78, PR GP Ansor Banraas Gelar Giat Ini
Foto. Flayer Festival Kreatif Aransemen Cipta lagu musik Tong-tong Sumenep 2026

Menariknya, lima grup terbaik nantinya akan diundang tampil pada Parade Musik Tong-Tong bulan Juni dalam rangka Bulan Bung Karno, serta berkesempatan mengikuti Festival Musik Tong-Tong se-Madura pada September 2026.

Adapun persyaratan peserta di antaranya wajib memiliki Nomor Induk Kesenian (NIK), berasal dari wilayah Madura, serta terdiri dari maksimal 18 orang per grup.

Baca Juga :  Laporan Penganiayaan ; Kapolsek Batang-batang Saat Ini Masih Dalam Tahap Lidik

Durasi penampilan ditetapkan selama 15 menit termasuk persiapan, dan peserta diperbolehkan menggunakan alat musik tambahan seperti terompet.

Kriteria penilaian meliputi kekompakan, harmonisasi, serta kreativitas musik, dengan tetap memperhatikan aspek ketertiban, kerapian, dan kesopanan saat tampil.

Pendaftaran dibuka sejak pengumuman ini disampaikan hingga 23 April 2026 pukul 16.00 WIB, dengan biaya registrasi sebesar Rp200 ribu per grup. Sementara itu, technical meeting akan dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026 pukul 13.00 WIB di Kantor Disbudporapar Sumenep.

Dengan digelarnya festival ini, diharapkan seni musik tong-tong semakin berkembang dan mampu menjadi daya tarik budaya yang membanggakan bagi Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia
FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh
Yang Paling Sakit Bukan Kepergian, Melainkan Kebenaran yang Tak Pernah Terucapkan

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:34 WIB

PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:55 WIB

Yang Paling Sakit Bukan Kepergian, Melainkan Kebenaran yang Tak Pernah Terucapkan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:34 WIB

Pesantren Al-Islamiyah Gandeng Yonif TP 931/KJ Bentuk Santri Tangguh Lewat Kemah HIMMAH ke-51

Berita Terbaru