Seorang Anak Kandung Di Kota Bekasi Tega Membunuh Orang Tuanya Karena Faktor Ini

Jumat, 30 Juni 2023 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pembunuhan

Ilustrasi Pembunuhan

BEKASI, nusainsider.com Widodo Cahya Putra (43) ditemukan tewas simbah darah dengan luka tusuk di Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Korban yang merupakan pedagang sate itu diduga ditusuk oleh anaknya sendiri, Dimas Rismawan (22).

Bappeda Sumenep

“Iya betul,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Dani Hamdani saat dikonfirmasi, Jumat (30/6/2023). Kombes Dani membenarkan bahwa pelaku pembunuhan adalah anak korban sendiri.

Dani menuturkan terduga pelaku, Dimas Rismawan saat ini telah diamankan di Polsek Medan Satria. Dia menyebut pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah belati.

Baca Juga :  Warga Kecamatan Medan Satria Digegerkan Penemuan Mayat Di Warung Sate, Ini Identitasnya

Terbongkarnya Kasus pembunuhan tukang sate yang merupakan Pemilik warung sate berinisial WCP (43) yang ditemukan tewas di warungnya, Jalan Pejuang Jaya, Medan Satria, Kota Bekasi, Kamis (29/6) ternyata korban pembunuhan.

Hal itu dikatakan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Dani Hamdani saat ditemui di Polsek Medan Satria.

Pelakunya merupakan anak dari korban, setelah polisi meminta keterangan saksi dari istri serta anak dari korban mengatakan bahwa Kejadian bermula Pada hari Senin 26 Juni 2023.

Saudara DR Inisial (22) sedang pulang kerumah orang tuanya yang beralamat di Warung Sate Solo Mas Wid yang berlokasi di Jln Raya Pejuang Blok C No. 569 RT 05/12 Kel Pejuang Kec Medan Satria Kota Bekasi.

Baca Juga :  Andi Lele: Momentum Idul Adha 2023, Bagikan Daging Kurban Kepada Warga

DR (Inisial) pelaku menuturkan bahwa sebelum melakukan pembunuhan kepada orang tuanya, DR sedang terjadi percekcokan dengan kedua orang tuanya dikarenakan DR hendak meminjam uang untuk kebutuhan sementara sampai mendapatkan pekerjaan tetapi tidak dikasih oleh orang tuanya.

Sehingga pada Kamis tgl 29 Juni 2023 sekitar pukul 06.00 Wib pelaku masuk ke kamar orang tuanya dan melihat bilah sangkur (red. Pisau) yang berada di papan sanggahan meja, kemudian pelaku menusukan sangkur tersebut kebagian punggung sebelah kanan korban yang sedang tidur dalam posisi miring sebanyak 5 kali, korban sempat berpindah dari tempat tidur namun karena kehabisan darah sehingga korban meninggal dunia.

Baca Juga :  UPT BLK Sumenep Buka Bengkel Service Hemat, Ciptakan Mekanik Handal

Adapun saksinya diantaranya, IN (Istri Korban/44), WANS (Anak Korban/15), MG (Ketua RT) dan AM.

Sementara itu, Pelaku (DR) sudah diamankan di Polsek Medan Satria menunggu dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Sebagai tambahan, Pelaku (DR) inisial adalah anak kandung korban dan juga pecatan TNI AD sesuai SKEP Nomor PENG/30-K/PM II-08/AD/III/2023 tanggal 24 Maret 2023 dengan Barang Bukti berupa sebilah sangkur.

Loading

Berita Terkait

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket
RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil
Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia
P2G Kritik Perpres MBG: Pengangkatan Pegawai Gizi Dinilai Abaikan Nasib Guru
7 Piala Sekaligus! Valen Akbar Buktikan Dirinya Juara Versi Rakyat
Perkuat Layanan Pendidikan, Yayasan Khadijah Serap Wawasan Manajemen dari DPD RI
banner 325x300

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:42 WIB

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:38 WIB

RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:43 WIB

Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Senin, 19 Januari 2026 - 09:26 WIB

Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:43 WIB

P2G Kritik Perpres MBG: Pengangkatan Pegawai Gizi Dinilai Abaikan Nasib Guru

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:59 WIB

7 Piala Sekaligus! Valen Akbar Buktikan Dirinya Juara Versi Rakyat

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:37 WIB

Perkuat Layanan Pendidikan, Yayasan Khadijah Serap Wawasan Manajemen dari DPD RI

Berita Terbaru