Silaturahmi Lebaran Berisiko Penularan Penyakit, Ning Lia Ajak Orang Tua Lindungi Anak dari Campak

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SURABAYA, nusainsider.com — Meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang dan selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah berpotensi memicu penularan berbagai penyakit menular, salah satunya Campak.

Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam melindungi bayi dan anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh lebih rentan.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengingatkan bahwa tradisi silaturahmi saat Lebaran yang melibatkan banyak pertemuan keluarga, perjalanan mudik, serta aktivitas berkumpul dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit.

“Ini tetap menjadi kewaspadaan kita bersama, terutama menjelang hari raya. Mobilitas masyarakat meningkat dan banyak aktivitas berkumpul, sehingga risiko penularan penyakit juga ikut meningkat,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Lia tersebut.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika berinteraksi dengan bayi dan balita saat bersilaturahmi. Menurutnya, kebiasaan memegang atau mencium anak kecil secara langsung dapat meningkatkan potensi penularan penyakit.

“Salah satu yang perlu diingat, jangan sembarangan memegang atau mencium anak-anak, terutama bayi dan balita. Daya tahan tubuh mereka masih sangat rentan,” katanya.

Peringatan tersebut sejalan dengan imbauan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.

Baca Juga :  Menakar Sekda Sumenep: Antara Rekam Jejak, Noda Lama, dan “Bismillah Melayani”

Tingginya mobilitas masyarakat serta potensi kerumunan dinilai dapat memperbesar risiko penyebaran penyakit menular, khususnya pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga minggu ke-8 tahun 2026 tercatat sebanyak 10.453 suspek campak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.372 kasus telah terkonfirmasi, dengan enam kasus kematian.

Selain itu, terdapat 45 kejadian luar biasa (KLB) campak yang terjadi di 29 kabupaten/kota pada 11 provinsi di Indonesia.

Baca Juga :  Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI

Data tersebut juga menunjukkan bahwa tren kasus campak sempat mengalami peningkatan pada Januari 2026, namun mulai menunjukkan penurunan sepanjang Februari.

Meski demikian, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah, mengingat aktivitas perjalanan mudik serta pertemuan keluarga besar berpotensi kembali meningkatkan penularan.

Ning Lia menekankan bahwa salah satu langkah paling efektif untuk mencegah campak adalah melalui imunisasi.

Ia mengingatkan para orang tua agar memastikan anak-anak mereka telah mendapatkan vaksin sesuai jadwal yang dianjurkan.

“Anak yang belum kenal berbagai virus atau bakteri perlu dikenalkan melalui vaksin agar antibodinya terbentuk. Dengan begitu, ketika terkena penyakit, tubuhnya sudah memiliki pertahanan untuk melawannya,” jelasnya.

Imunisasi campak-rubela sendiri diberikan dalam tiga dosis, yakni saat anak berusia 9 bulan, kemudian dilanjutkan dengan dosis penguat pada usia 18 bulan, serta saat anak berusia 6 hingga 7 tahun.

Baca Juga :  Klarifikasi! Dr Erliyati Pastikan Anggaran RSUD Sumenep Dikelola Transparan Sesuai Kebutuhan

Selain memastikan imunisasi anak lengkap, Ning Lia juga mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, menerapkan etika batuk, serta menggunakan masker saat berada di kerumunan dinilai dapat membantu menekan risiko penularan penyakit.

Menurutnya, kewaspadaan bersama menjadi kunci penting dalam mencegah penyebaran penyakit, terutama pada momentum besar seperti Idulfitri yang identik dengan aktivitas silaturahmi dan perjalanan jarak jauh.

“Silaturahmi tetap penting, tetapi kesehatan juga harus dijaga. Mari kita lindungi anak-anak kita dengan meningkatkan kewaspadaan dan memastikan imunisasi mereka lengkap,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara
Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif
Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian
Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:28 WIB

Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Media Expo 2026 Perdana di Jawa Timur, Cak Fauzi Beri Apresiasi kepada Tiga Media Lokal

Berita Terbaru