SUMENEP, nusainsider.com — Piket Pamapta Samapta Polres Sumenep bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait peristiwa pohon tumbang yang melintang di Jalan Raya Gapura, Desa Karang Budih, Kabupaten Sumenep, pada Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kejadian tersebut sempat menghambat arus lalu lintas dan menimbulkan potensi bahaya bagi pengguna jalan yang melintas di jalur utama penghubung antarkecamatan tersebut. Respons cepat petugas memastikan situasi segera tertangani tanpa menimbulkan korban jiwa.
Begitu menerima laporan dari warga, Piket Pamapta bersama anggota Unit Patroli Kota (Patko) 14.0 langsung menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas segera melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari pengamanan area hingga pengaturan arus lalu lintas.
Petugas juga melakukan evakuasi batang dan ranting pohon yang melintang di tengah jalan menggunakan alat bantu seadanya. Upaya tersebut dilakukan agar akses jalan segera kembali normal dan aman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Proses penanganan tidak dilakukan sendiri. Personel Polres Sumenep bekerja sama dengan Polsek Gapura, Koramil setempat, perangkat desa, serta warga sekitar. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mempercepat pembersihan material pohon yang menutupi badan jalan.
Berkat kerja sama lintas instansi dan partisipasi masyarakat, material pohon berhasil dipindahkan hanya dalam waktu singkat. Tak lama kemudian, arus lalu lintas kembali lancar dan aktivitas warga di sekitar lokasi kembali berjalan normal.
Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K, melalui Plt Kasi Humas AKP Widiarti S., S.H, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang turut membantu proses penanganan.
Ia menegaskan, langkah cepat tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polres Sumenep dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat.
“Begitu laporan diterima, personel langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan situasi aman dan tidak ada korban. Kami juga memastikan arus lalu lintas kembali normal agar aktivitas warga tidak terganggu,” ujarnya.
AKP Widiarti menambahkan, Polres Sumenep akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel, terutama dalam menghadapi situasi darurat yang dapat mengganggu ketertiban umum dan keselamatan warga.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor ke pihak kepolisian bila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Respons cepat dari warga akan sangat membantu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa cuaca ekstrem belakangan ini dapat memicu pohon tumbang, tanah longsor, maupun genangan air di beberapa wilayah. Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada, terutama saat berkendara di jalur yang dipenuhi pepohonan besar.
Sementara itu, warga sekitar lokasi kejadian turut mengapresiasi kesigapan petugas Polres Sumenep. Menurut mereka, petugas datang tidak lama setelah laporan disampaikan dan langsung mengambil tindakan.
“Polisi datang cepat sekali, tidak sampai setengah jam sudah di lokasi. Mereka langsung mengamankan jalan dan memotong pohon yang tumbang. Kami warga jadi merasa aman,” ujar salah seorang warga, Hasan, yang menyaksikan proses evakuasi.
Peristiwa pohon tumbang tersebut menjadi bukti pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Respons cepat dan kerja sama yang solid mampu meminimalkan risiko sekaligus mempercepat pemulihan kondisi di lapangan.
Polres Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam tanggap darurat terhadap berbagai situasi yang dapat mengganggu keselamatan publik.
Dengan selesainya penanganan di Jalan Raya Gapura, aktivitas lalu lintas kembali berjalan lancar. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan segera melapor jika menemukan kejadian serupa di wilayahnya.
![]()
Penulis : Wafa
















