Soal Cawapres Ganjar ; PPP Ungkap 2 Nama Usulan Selain Sandiaga Uno

Jumat, 16 Juni 2023 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com — Ketua Majelis Pertimbangan Partai PPP Romahurmuziy (Rommy) mengatakan selain Menparekraf Sandiaga Uno ada nama lain yang turut diusulkan sebagai cawapres dari Bacapres Ganjar Pranowo. Rommy menyebut total ada dua nama yang diusulkan.

“Pak Amar pernah menyebut dua nama kan. Nah nanti, maksud saya pernah menyebut ada dua. Nah nanti kita tunggu satu lagi,” kata Rommy di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (16/6/2023).

Baca Juga :  Ketua LSM LAMI Sulut Minta Kapolda Sulut Tindak Tegas Mafia Solar Bersubsidi Di Sulut

Rommy meminta untuk menunggu usulan satu nama lainnya. Dia menyebut tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU) merupakan ormas yang turut dipertimbangkan untuk diusulkan.

“Yang jelas NU adalah ormas terbesar di dunia hari ini. Jadi tentu sangat kita hitung,” ujarnya.

“Nanti kita tunggu dah. Nanti kalau nggak, rapimnasnya bingung, kok sudah diputuskan duluan,” sambung dia.

Baca Juga :  Dorong UMKM Naik Kelas: KKN 122 Banyuwangi Gelar Pelatihan Digitalisasi Usaha

Lebih lanjut, Rommy tak masalah dengan partai lain yang turut mengusulkan cawapres kepada PDIP. Dia menyebut semua akan didiskusikan bersama dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Ya nanti seperti yang sudah-sudah nanti akan menyampaikan satu-satu ditanya ngusulin siapa, ngusulin siapa, ngusulin siapa,” katanya.

“Kalau nanti kemudian, ini kan Bu Mega belum bersikap. Sikap Bu Mega seperti apa, nanti akan disampaikan balik biasanya, sikap kami ini bagaimana. Kalau misalnya semuanya langsung aklamasi ya sudah diputus. Tapi kalau belum tentu ya masing-masing dengan konsekuensinya, apa tetap mau bersama Pak Ganjar atau tidak,” imbuh dia.

Loading

Berita Terkait

Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara
Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan
Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng
Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
Musancab PPP Pamekasan Jadi Momentum Konsolidasi, DPW Dorong Ra Baqir Maju Pilkada
PKB Pamekasan Satukan Kader dalam Musancab Serentak, Konsolidasi Akar Rumput Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Senin, 14 September 2026 - 16:27 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Musancab PPP Pamekasan Jadi Momentum Konsolidasi, DPW Dorong Ra Baqir Maju Pilkada

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:15 WIB

PKB Pamekasan Satukan Kader dalam Musancab Serentak, Konsolidasi Akar Rumput Diperkuat

Berita Terbaru