Sumenep Mendunia Lewat Harmoni Budaya, Bupati Fauzi Terima Penghargaan SMSI Award 2025

Rabu, 28 Mei 2025 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip saat memberikan penghargaan SMSI Award 2025 kepada Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH yang diwakilkan wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, SH., MH.

Foto. Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip saat memberikan penghargaan SMSI Award 2025 kepada Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH yang diwakilkan wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, SH., MH.

SUMENEP, nusainsider.com Malam Anugerah SMSI Award 2025 menjadi panggung kehormatan bagi Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, yang resmi menerima penghargaan sebagai Tokoh Pemimpin Inspiratif: Penjaga Harmoni Seni dan Budaya 2025.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Bupati Fauzi dalam menjaga dan melestarikan seni serta budaya lokal selama masa kepemimpinannya.

Di bawah kepemimpinan Achmad Fauzi, Pemerintah Kabupaten Sumenep berhasil mencatatkan berbagai prestasi gemilang, baik di tingkat lokal maupun nasional, dalam bidang budaya, pariwisata, dan pelayanan publik.

Penguatan pelestarian budaya diwujudkan melalui rangkaian event besar sepanjang tahun 2025, termasuk Festival Ojung dan Festival Musik Tong-Tong yang kini masuk dalam agenda nasional Karisma Event Nusantara (KEN) 2025.

Baca Juga :  Nelayan Kecil Terancam, Koalisi Rakyat Kepulauan Geruduk Kementerian Perikanan

Festival Musik Tong-Tong yang digelar rutin setiap tahun telah berhasil menarik perhatian nasional dan menjadikan Sumenep sebagai salah satu destinasi budaya unggulan di Indonesia.

Hal ini menjadi sejarah baru bagi Sumenep, di mana geliat budaya daerah mendapat pengakuan dan perhatian luas, memperkuat identitas serta kebanggaan masyarakat Madura.

Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kepada tokoh yang mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat dan mampu menjaga kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu bagi semua nominator untuk terus berbenah dan menghadirkan inovasi brilian dalam berbagai sektor demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya kepada media, Rabu, 28 Mei 2025.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada SMSI Sumenep atas penghargaan yang diberikan serta berharap kerja sama yang harmonis akan terus berlanjut ke depannya.

Baca Juga :  Usung Tema Stand 'Loteng Masa Kejayaan', Bappeda Sumenep Sabet Penghargaan Best Booth pada Penutupan MNV 2024

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan media sangat penting, khususnya dalam membentuk opini publik yang positif dan edukatif bagi masyarakat secara luas.

“Pemkab Sumenep selalu membuka pintu bagi SMSI untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama dalam berbagai hal, termasuk menjadikan media sebagai mitra strategis pemerintah,” imbuhnya melalui keterangan rilis yang diterima Media ini, Kamis 29 Mei 2025.

Ia menekankan pentingnya peran media dalam menjaga semangat perubahan dan menjadi pengontrol sosial yang sehat dan konstruktif demi kemajuan daerah.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Gelar Temu Ramah, Bahas Komiditi Sumenep Mendunia

Dengan penghargaan tersebut, Achmad Fauzi semakin mengukuhkan dirinya sebagai pemimpin inspiratif yang mampu menyelaraskan kemajuan pembangunan dengan pelestarian budaya.

Sumenep kini bukan hanya dikenal sebagai daerah penghasil garam atau kota keraton, tapi juga sebagai pusat kebudayaan Madura yang terus berkembang dengan semangat kolaborasi dan inovasi, “Paparnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB