DKPP Sumenep Maksimalkan Musim Hujan untuk Tuntaskan Target Padi

Jumat, 11 Juli 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tampak Petani Sumenep saat Tanam padi Dilahan Miliknya

Foto. Tampak Petani Sumenep saat Tanam padi Dilahan Miliknya

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), terus mendorong capaian tanam padi sebagai langkah strategis mewujudkan ketahanan pangan nasional di tahun 2025.

Hingga pertengahan tahun ini, progres tanam padi di Kabupaten Sumenep telah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan seluas 25 ribu hektare. Angka tersebut menunjukkan tren positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan bahwa hingga saat ini penanaman padi telah dilakukan di lahan seluas 20 ribu hektare. Ia optimistis target akan tercapai pada musim tanam berikutnya.

“Kami akan maksimalkan potensi musim hujan pada akhir tahun untuk menyelesaikan target yang tersisa,” ujar Chainur kepada nusainsider.com, Jumat (11/7).

Menurutnya, musim tanam berikutnya diperkirakan berlangsung pada akhir tahun, seiring datangnya musim hujan. Momentum itu akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mencapai target 25 ribu hektare.

Baca Juga :  Rektor UNIBA Madura Diduga Nikah Diam-Diam, LBH FORpKOT Ancam Laporkan ke Kemenpan RB

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Inong itu menegaskan bahwa pencapaian ini tak lepas dari kontribusi para tenaga penyuluh yang konsisten mendampingi petani secara langsung di lapangan.

DKPP Sumenep mengerahkan sebanyak 149 penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang tersebar di seluruh kecamatan untuk memberikan pendampingan teknis kepada petani selama proses penanaman berlangsung.

“Pendampingan ini ditopang juga oleh koordinasi rutin dengan kelompok-kelompok tani guna menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lapangan,” jelas Inong.

Ia menggarisbawahi bahwa pencapaian target ini bukan hanya tentang angka atau data statistik semata, melainkan merupakan bagian dari kontribusi nyata daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Ini bukan hanya soal data atau statistik. Ini adalah bagian dari kontribusi daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara nyata,” tegasnya.

Menurut Inong, keberhasilan dalam mendorong pencapaian target tanam juga menjadi indikator meningkatnya kesadaran petani terhadap pentingnya peran mereka dalam mendukung kedaulatan pangan nasional.

Baca Juga :  PC PMII Surabaya; PBB Harus Tegas dalam Menyikapi Konflik Palestina-Israel

Pemkab Sumenep melalui DKPP berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk kelompok tani, penyuluh, hingga pemerintah pusat agar target produksi pangan tetap terjaga.

Selain penanaman padi, DKPP Sumenep juga menjalankan sejumlah program pendukung seperti penyediaan benih unggul, pemupukan berimbang, serta edukasi penggunaan teknologi pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Geliatkan E-sports Lewat Madura Super Cup Championship 2025

Dengan dukungan infrastruktur pertanian yang terus dibenahi dan semangat gotong royong petani, DKPP optimistis Kabupaten Sumenep bisa menjadi salah satu lumbung pangan strategis di wilayah Madura dan Jawa Timur.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB