Tampilkan Kocor di Festival Madura Culinary, Bappeda Sumenep Meriahkan Festival Kuliner 2025

Sabtu, 21 Juni 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kemeriahan Festival Madura Culinary 2025 oleh Bappeda kabupaten Sumenep bersama DWP Bappeda setempat.

Foto. Kemeriahan Festival Madura Culinary 2025 oleh Bappeda kabupaten Sumenep bersama DWP Bappeda setempat.

SUMENEP, nusainsider.comFestival Culinary 2025 yang menjadi bagian dari Agenda Event Sumenep 2025 berlangsung meriah di malam penutupan Festival Desa Wisata Madura 2025.

Kegiatan ini menjadi panggung istimewa bagi promosi kuliner lokal yang kaya rasa dan budaya.

Salah satu instansi yang turut ambil bagian adalah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep. Mereka menyajikan ragam kuliner menggugah selera seperti Bir Pletok, Soto Betawi, serta makanan khas lokal Kocor Madura yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Baca Juga :  Sulaisi Abdurrazaq Himbau Polda Jatim tidak Menyembunyikan Pelaku Tipidkor PATM di Sumenep

Menariknya, keterlibatan Bappeda tidak hanya dari sisi kelembagaan, tetapi juga ditopang langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bappeda Sumenep, Asih Wulandari Arif Firmanto, yang bersama para pegawai terlibat aktif dalam persiapan dan penyajian menu yang disuguhkan kepada pengunjung.

Dalam kesempatan tersebut, Asih Wulandari menegaskan pentingnya peran industri kuliner dalam pembangunan ekonomi daerah.

“Sektor kuliner bukan hanya soal kebutuhan dasar, tetapi juga merupakan ladang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat Sumenep. Maka sudah semestinya kita promosikan dan lindungi,” tegasnya kepada media ini, Sabtu 21 Juni 2025.

Menurutnya, promosi kuliner lokal seperti yang dilakukan melalui Festival Culinary 2025 ini sangat penting untuk memperkenalkan keunikan masakan khas Sumenep ke tingkat nasional bahkan internasional.

Baca Juga :  Dinilai tidak Transparan, Labelisasi PKH di Sumenep Tertunda

Selain memperkuat identitas budaya daerah, hal ini juga mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang makanan.

Tak hanya itu, efek domino dari geliat industri kuliner juga menyentuh sektor pertanian. Sebab, sebagian besar bahan masakan berasal dari hasil pertanian lokal yang otomatis membuka peluang dan meningkatkan pendapatan petani.

Baca Juga :  Dari Kades hingga Ulama, Lima Tokoh Sumenep Terima Penghargaan Kapolres

Melalui upaya-upaya seperti ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap dapat terus mendorong perputaran ekonomi lokal yang berkelanjutan, memberdayakan masyarakat, dan menjaga warisan budaya kuliner tetap hidup serta dikenal luas.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan
Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat
13 Tahun Hadapi Sengketa Rumah, Sri Endah Minta Keadilan, Ning Lia Turun Tangan
Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 09:51 WIB

Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru