Tembok Pembiayaan UMKM Dibongkar, Lia Istifhama Siap Jadi Jembatan Solusi

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. DPD RI Ning Lia Bersama UMKM Jatim

Foto. DPD RI Ning Lia Bersama UMKM Jatim

SURABAYA, nusainsider.com — Persoalan akses pembiayaan yang masih menjadi hambatan utama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali mengemuka dalam audiensi komunitas Markas UKM bersama Anggota DPD/MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur, Lia Istifhama.

Pertemuan yang digelar di Kantor DPD RI Jawa Timur, Surabaya, Kamis (22/1/2026), menjadi ruang dialog terbuka bagi pelaku UMKM menyuarakan kegelisahan mereka secara langsung.

Sejumlah keluhan mencuat dalam audiensi tersebut, terutama terkait sulitnya UMKM mengakses pembiayaan formal. Banyak pelaku usaha yang telah berjalan produktif dan berkelanjutan, namun terhambat akibat catatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK atau belum terintegrasi dengan skema pembiayaan pemerintah.

Baca Juga :  Lia Istifhama Tegaskan Peran Strategis Kaukus Nahdliyin untuk Indonesia

Menanggapi kondisi tersebut, Lia Istifhama menyatakan kesiapannya untuk berperan aktif sebagai jembatan antara aspirasi pelaku UMKM dan instansi berwenang.

Ia menegaskan pentingnya komunikasi lintas sektor agar persoalan struktural yang dihadapi UMKM tidak berhenti pada tataran keluhan, tetapi berujung pada solusi nyata.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Negara tidak boleh membiarkan mereka berjalan sendiri menghadapi sistem yang rumit,” tegas Lia.

Menurutnya, kemudahan akses permodalan harus menjadi prioritas kebijakan, terutama bagi UMKM yang telah terbukti produktif.

Ning Lia menyampaikan komitmennya untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, guna merumuskan skema pembiayaan yang lebih inklusif dan aplikatif.

Baca Juga :  Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Lia Istifhama juga meninjau langsung berbagai produk karya anggota Markas UKM, mulai dari olahan pangan hingga produk kreatif.

Tidak hanya memberikan apresiasi, Lia turut menuliskan ulasan positif melalui Google Review sebagai bentuk dukungan konkret dalam membantu promosi dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM lokal.

Langkah sederhana namun berdampak ini mendapat respons positif dari para pelaku usaha. Mereka menilai dukungan langsung seperti itu memiliki nilai strategis dalam memperkuat citra dan daya saing produk di tengah persaingan pasar.

Audiensi tersebut menghasilkan kesepakatan penting dengan bergabungnya Lia Istifhama sebagai Dewan Penasehat Markas UKM.

Keputusan ini disambut optimisme oleh jajaran pengurus dan anggota komunitas, yang menilai kehadiran Lia akan memperkuat posisi tawar UMKM dalam memperjuangkan kebijakan serta akses pembiayaan yang lebih adil.

Baca Juga :  Program Kampung Nelayan Merah Putih di Jatim Dikritik, Satu Titik Masih 45 Persen

Ketua Markas UKM, Koko Mahargyo, mengungkapkan bahwa banyak anggotanya memiliki usaha yang berjalan baik, namun kerap menemui jalan buntu saat mengajukan permodalan ke lembaga keuangan formal.

“Kami butuh pendampingan dan figur yang punya akses kebijakan. Kehadiran Ibu Lia menjadi harapan baru bagi UMKM agar benar-benar bisa naik kelas,” ujarnya.

Ia pun optimistis, dengan dukungan dan pendampingan yang tepat, UMKM Jawa Timur tidak hanya mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi, tetapi juga tumbuh lebih kuat dan berdaya saing.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru