Temu Ramah DKPP, Bupati Sumenep Paparkan PDRB Digitalisasi dan Ketahanan Pangan Pertanian

Kamis, 23 Januari 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Berikan piagam penghargaan kepada Polres dan Kodim 0827/Sumenep pada Kegiatan Temu Ramah yang diselenggarakan Dinas ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) atas kerjasama Dukungan Pembangunan ketahanan Pertanian dan kedaulatan pangan.

Penghargaan tersebut diberikan Bupati Sumenep kepada Kapolres dan Kodim 0827/Sumenep bertempat di Pendopo agung Keraton Sumenep, Kamis 23/1/2025.

Terimakasih kepada bapak Kejari yang terus mengawal berkaitan dengan Aturan-aturan dalam rangka Konsultasi seluruh program kebijakan pemerintah serta implementasi masyarakat agar tidak melanggar aturan.

Berbicara Soal Komiditi maka berbicara beberapa hal utamanya potensi, dengan potensi yang sangat besar dikabupaten Sumenep adalah Sektor pertanian, Maka pertumbuhan ekonomi juga harus menjadi atensi penekanan.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Gelar Temu Ramah, Bahas Komiditi Sumenep Mendunia

Kabupaten Sumenep ini memiliki Potensi yang sangat Besar, dengan Potensi yang sangat besar itulah maka pertumbuhan ekonomi di angka 5,35 Persen diatas Nasional. Salah satu penyumbang terbesarnya adalah di sektor Pertanian.

Dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sektor pertanian itu bukan hanya sekedar pertanian Agroculture dan peternakan tetapi didalamnya juga perikanan sebagai satu bingkai dalam PDRB pertanian, “Kata Achmad Fauzi, Bupati sumenep di sela-sela Sambutannya Kamis (23/1)

Kita ketahui bersama Ketahanan pangan bertujuan sebagai salahsatu komoditi penting suatu daerah sebagai suatu hal yang harus dijamin kecukupannya. Bahkan, kualitas mutu pangan harus dipastikan benar-benar layak dan aman.

Pertanian Sumenep akan sulit maju bila tidak diikutkan dengan sistem pertanian modern, yang mana alat dan mesin pertanian (alsintan) di era saat ini sudah semakin modern.

Di luar negeri misalnya menebar pupuk sudah menggunakan pesawat tanpa awak atau drone,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan teknologi dalam pelaksanaan kegiatan pertanian dinilai sangat efektif dan efisien di era saat ini, oleh karena itu dibutuhkan kontribusi petani milenial hadir dalam mempercepat transformasi tersebut.

Bukan berarti pertanian tradisional ditinggalkan begitu saja, masih ada sebagian petani menerapkan metode itu, tetapi hampir mayoritas sudah menggunakan pola mekanisasi.

Baca Juga :  Dukung Program Asta Cita Presiden RI, Forkopimda Sumenep Tanam Jagung Bersama

“Merubah budaya petani butuh waktu, dan ini tidak terlepas dari peran para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang setiap saat berkomunikasi dengan petani sebagai mitra kerja,” ucapnya.

Foto. Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi Wongsojudo saat menyampaikan Sambutannya, Kamis 23/1/2025. (Ist. Nusainsider.com : Ach Toifur Ali Wafa).

Mengingat perkembangan teknologi semakin pesat, maka solusi pertanian ke depan sudah harus menggunakan digitalisasi mulai dari kegiatan menggarap hingga penjualan hasil produksi.

“Menarik minat kalangan pemuda masuk ke sektor pertanian diawali dengan menciptakan sirkulasi keuntungan secara ekonomis, kemudian berproduksi dengan literasi digital teknologi terbaru dengan menyiapkan infrastruktur pendukung, hal ini sedang dilakukan pemerintah untuk menjawab tantangan-tantangan itu,” Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Dana Desa Terbatas, Pemdes Rosong dan Warga Bangun Jalan Secara Swadaya
Saat Bupati Sumenep Jemput Proyek Baru ke KKP, Aktivis Soroti KNMP dan ICS Rp16 Miliar di Longos yang Mangkrak
Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim
Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan
Setelah Jadi Sorotan, Nakhoda Ungkap Lokasi Kapal Patroli, Kepala KSOP Tetap Diam
Menuju Kota Hijau, Sumenep Hadirkan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik Modern
Siapkan Akreditasi Berkualitas, Kemenag Sumenep Bekali Guru RA dengan Penguatan Kompetensi
Di Tengah Tantangan Global, Sumenep Berhasil Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:46 WIB

Dana Desa Terbatas, Pemdes Rosong dan Warga Bangun Jalan Secara Swadaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:25 WIB

Saat Bupati Sumenep Jemput Proyek Baru ke KKP, Aktivis Soroti KNMP dan ICS Rp16 Miliar di Longos yang Mangkrak

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:26 WIB

Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:52 WIB

Setelah Jadi Sorotan, Nakhoda Ungkap Lokasi Kapal Patroli, Kepala KSOP Tetap Diam

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Siapkan Akreditasi Berkualitas, Kemenag Sumenep Bekali Guru RA dengan Penguatan Kompetensi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Tantangan Global, Sumenep Berhasil Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:48 WIB

Gubernur Khofifah Gandeng Produsen Benih Bersertifikat, Petani Tebu Jatim Siap Sambut Era Produktivitas Baru

Berita Terbaru