Tiga Grup Legendaris Turun Gunung, Parade Combodug Sampang 2026 Siap Bikin Merinding

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Potongan Flayer Parade Combudug Sampang 2026.

Foto. Potongan Flayer Parade Combudug Sampang 2026.

SAMPANG, nusainsider.com Kemeriahan luar biasa akan segera menyapa masyarakat Pulau Madura, Jawa Timur, khususnya warga Sampang.

Pemerintah Kabupaten Sampang bersama Paguyuban Combodug setempat resmi merilis daftar peserta dan jadwal “Parade Combodug Sampang 2026”.

Mengusung tema “Harmoni Budaya Bumi Bahari”, event tahunan tersebut diprediksi kembali menyedot ribuan pasang mata.

Antusiasme masyarakat pun dipastikan meningkat, mengingat parade ini selalu menjadi ikon hiburan sekaligus ajang pelestarian budaya lokal.

Parade Combodug dikenal sebagai salah satu tradisi musik khas Madura yang memadukan kreativitas, kekompakan, dan semangat kebersamaan. Tak heran, setiap tahunnya kegiatan ini selalu dinanti oleh masyarakat dari berbagai daerah.

Pada edisi 2026 Tahun ini, kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran sejumlah grup legendaris asal Sumenep. Tiga nama besar, yakni Mega Remmeng, Angin Ribut, dan Gong Mania dipastikan tampil di detik-detik akhir penampilan peserta.

Baca Juga :  Ketua Banggar DPR RI Soroti Nasib Industri Rokok Madura di Tengah Tekanan Tarif Cukai

Kehadiran mereka diyakini akan menjadi magnet utama yang menyedot perhatian penonton. Pasalnya, ketiga grup tersebut memiliki basis penggemar kuat dan rekam jejak panjang dalam dunia combodug di Madura.

Tak hanya itu, dari Kabupaten Pamekasan juga akan hadir grup legendaris Semut Ireng yang siap turut memeriahkan panggung budaya tersebut. Kehadiran lintas daerah ini semakin memperkuat nuansa kebersamaan masyarakat Madura.

Yang paling dinanti masyarakat se-Madura berdasarkan unggahan dan komentar netizen di Platform Tiktok adalah penampilan grup-grup unggulan yang berada pada nomor urut berurutan. Tiga kolaborasi besar tersebut diyakini akan menjadi puncak kemeriahan parade tahun ini.

Adapun grup yang dimaksud adalah Putra Barisan x Mega Remmeng pada nomor urut 25, Madura Speed x Gong Mania di nomor 26, serta JR Group x Angin Ribut pada nomor 27. Ketiganya dikenal sebagai kebanggaan masyarakat ujung timur pulau Madura yang dikenal dengan sebutan Kota Keris.

Penempatan nomor urut yang berdampingan ini pun menjadi sorotan publik. Banyak yang menilai hal tersebut sebagai strategi panitia untuk menjaga antusiasme penonton hingga akhir acara.

Baca Juga :  Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Parade Combodug Sampang 2026 akan digelar selama dua hari dengan pembagian dua kategori besar. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang lebih luas bagi para peserta menampilkan kreativitas terbaik mereka.

Ketua Paguyuban Combodug Sampang (PCS), Cocok Hadi Sutrisno, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan puluhan grup musik tradisional yang siap beradu kreativitas dalam ajang tersebut.

“Kami menghadirkan puluhan grup musik tradisional daul yang siap beradu kreativitas,” ujarnya, Selasa (24/3) kemarin.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga :  Pejabat Diminta Tak ‘Alergi’ Konfirmasi Saat WFH, Ini Pesan PWI Pamekasan

Rute parade akan dimulai dari Alun-Alun Trunojoyo dan berakhir di Monumen Trunojoyo. Sepanjang jalur tersebut, penonton akan disuguhkan berbagai atraksi musik dan visual yang memukau.

Acara dijadwalkan dimulai pada pukul 19.30 WIB hingga selesai, menghadirkan suasana malam penuh gemerlap budaya khas Madura.

Untuk jadwal pelaksanaan, kategori Daul Combo akan digelar pada Jumat, 27 Maret 2026. Sementara kategori Daul Dug-Dug akan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Dengan konsep yang semakin matang dan peserta yang kian berkualitas, Parade Combodug Sampang 2026 dipastikan menjadi salah satu event budaya paling meriah di Madura tahun ini.

Pemerintah daerah pun berharap kegiatan ini mampu mendorong sektor pariwisata serta memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi serta meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menegangkan! Besok Pagi, Grup Musik Tong-Tong se-Madura akan Datangi Kantor Disbudporapar Sumenep
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Tradisi Bahari Lewat Lomba Dayung Sampan di Kayuaro
Ning Lia Ajak Anak-anak Kembali Kenal Permainan Tradisional di Tengah Era Digital
Festival Sape Sonok Jadi Magnet Wisata, Tradisi Madura Dipentaskan di GOR A Yani
Agustus Makin Istimewa, MYZE Hotel Sumenep Tebar “Hadiah Kemerdekaan” Lewat Artotel Wanderlust
MYZE Hotel Sumenep Tawarkan Sensasi Dinner di Tepi Kolam, Cocok untuk Keluarga dan Pasangan
Ning Lia Sebut Sholawat di Grahadi Tak Hanya Satukan Umat, tapi Gerakkan Ekonomi UMKM
Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Menegangkan! Besok Pagi, Grup Musik Tong-Tong se-Madura akan Datangi Kantor Disbudporapar Sumenep

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Tradisi Bahari Lewat Lomba Dayung Sampan di Kayuaro

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Ning Lia Ajak Anak-anak Kembali Kenal Permainan Tradisional di Tengah Era Digital

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Festival Sape Sonok Jadi Magnet Wisata, Tradisi Madura Dipentaskan di GOR A Yani

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Agustus Makin Istimewa, MYZE Hotel Sumenep Tebar “Hadiah Kemerdekaan” Lewat Artotel Wanderlust

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:43 WIB

Ning Lia Sebut Sholawat di Grahadi Tak Hanya Satukan Umat, tapi Gerakkan Ekonomi UMKM

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:43 WIB

BEM SI Kerakyatan Jatim 2026–2027: Bukan Sekadar Regenerasi, Tapi Mengawal Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru