Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Sosialisasi penyaluran Pupuk Bersubsidi Sumenep 2026

Foto. Sosialisasi penyaluran Pupuk Bersubsidi Sumenep 2026

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menargetkan peningkatan signifikan penebusan pupuk bersubsidi pada Masa Tanam (MT) II tahun 2026 hingga mencapai 50 persen.

Target ini naik cukup tajam dibandingkan realisasi pada MT II tahun sebelumnya yang hanya berada di kisaran 35 persen.

Target tersebut disampaikan oleh pejabat terkait dalam kegiatan sosialisasi kebijakan pupuk bersubsidi tahun 2026 yang digelar pada Rabu (21/1/2026).

Baca Juga :  Air Minum Purnama MDR Diresmikan, Bukti Kepedulian untuk Pemberdayaan Masyarakat

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami mekanisme dan prosedur penyaluran pupuk bersubsidi secara tepat dan transparan.

“Kami berharap penebusan pupuk bersubsidi pada MT II tahun 2026 bisa meningkat hingga 50 persen. Sebab pada tahun 2025 lalu, realisasi penebusan pada MT II baru mencapai sekitar 35 persen,” ujarnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemkab Sumenep berupaya menyamakan persepsi antara petani, distributor, hingga aparat desa terkait tata cara penebusan pupuk bersubsidi.

Baca Juga :  Komwasjak ke Madura: Kepatuhan Pajak Tak Cukup Sanksi, Perlu Edukasi dan Kemitraan

Dengan pemahaman yang seragam, diharapkan proses distribusi pupuk dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Selain fokus pada peningkatan penebusan, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

Langkah ini dinilai krusial agar setiap alokasi pupuk benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh petani.

Pemkab Sumenep optimistis, dengan tata kelola yang semakin baik dan target yang lebih tinggi, sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah dapat terus diperkuat.

Baca Juga :  Dinas Sosial Kota Manado Memberikan Tanggapan Terkait Dana Lansia 2022

Program pupuk bersubsidi pun diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil panen serta kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Ziarah Jelang Ramadan, Lia Istifhama Tegaskan Makna Cinta Lewat Doa untuk Leluhur
Jelang Libur Panjang, Sipropam Polres Sumenep Sisir Tempat Hiburan Malam
Jaga Stabilitas Harga, Bupati Fauzi Dialog Langsung dengan Pedagang dan Pembeli
Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih
Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan
Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan
Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis
Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:00 WIB

Ziarah Jelang Ramadan, Lia Istifhama Tegaskan Makna Cinta Lewat Doa untuk Leluhur

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:43 WIB

Jelang Libur Panjang, Sipropam Polres Sumenep Sisir Tempat Hiburan Malam

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:35 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Bupati Fauzi Dialog Langsung dengan Pedagang dan Pembeli

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB

Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:47 WIB

Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:26 WIB

Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:57 WIB

Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:52 WIB

Kolaborasi KEI dan Pemkab Sumenep Perkuat Pendidikan Guru Kepulauan

Berita Terbaru