Tingkatkan Produktivitas Petani Tembakau, DKPP Sumenep Lakukan Pembangunan Irigasi Air Tanah Dangkal

Selasa, 3 Desember 2024 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus berupaya meningkatkan produktivitas dan kualitas tembakau yang ada di kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Salah satunya upaya yang telah dilakukan adalah dengan cara melakukan pembangunan irigasi air tanah dangkal dan dalam di daerah penghasil tembakau.

Anggaran yang dialokasikan menggunakan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) Tahun 2024.

Program ini untuk memastikan ketersediaan air bagi petani. Khususnya saat musim kemarau yang sering menjadi kendala utama dalam budi daya tembakau.

Program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani tembakau sekaligus memperkuat sektor pertanian lokal.

Baca Juga :  Upaya Pemkab Sumenep Tekan Promosi, Akses Jalan Pintu Masuk Pantai Lombang Selesai Diperbaiki

Khususnya tanaman perkebunan agar mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, irigasi air tanah ini sangat penting bagi petani tembakau.

Karena itu, DBHCHT yang mengalir ke instansinya dipergunakan untuk pembangunan irigasi dengan maksimal.

”Air yang cukup sangat dibutuhkan dalam proses penanaman agar hasil panen bisa maksimal,” katanya.

Pembangunan irigasi air tanah yang didanai DBHCHT ini menjadi bagian strategi pemerintah.

Yakni, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air untuk tembakau di tengah perubahan iklim yang kerap mengganggu produktivitas.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Pertengahan 2026 Belum Beroperasi, KNMP Dapenda Senilai Rp10 Miliar Jadi Sorotan Aktivis
Belum Ada Tersangka, Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Kian Disorot
Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI
Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar
Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:48 WIB

Pertengahan 2026 Belum Beroperasi, KNMP Dapenda Senilai Rp10 Miliar Jadi Sorotan Aktivis

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:47 WIB

Belum Ada Tersangka, Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Kian Disorot

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:58 WIB

Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:48 WIB

Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:09 WIB

Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik

Berita Terbaru