Transformasi Layanan Kesehatan Sumenep: RSUD Hadir di Forum Nasional PMI

Kamis, 17 Juli 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Direktur RSUD Moh Anwar, Dr Erliyati M.Kes

Foto. Direktur RSUD Moh Anwar, Dr Erliyati M.Kes

JAKARTA, nusainsider.com Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Dr. Erliyati, M.Kes, kembali menunjukkan dedikasi dan semangat pengabdian dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumenep, Madura.

Mewakili semangat Bismillah Melayani yang menjadi visi utama pemerintah daerah, Dr. Erliyati hadir dalam Rapat Kerja Teknis dan Seminar Nasional Unit Donor Darah PMI Tahun 2025 yang berlangsung di Jakarta.

Bappeda Sumenep

Acara nasional tersebut mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Unit Donor Darah PMI yang Profesional dan Transformatif untuk Mendukung Kemandirian Darah Nasional”.

Seminar ini menjadi wadah penting bagi para tenaga kesehatan untuk bertukar pengalaman, membangun jaringan, dan memperkuat sinergi nasional dalam pengelolaan donor darah.

Baca Juga :  Rekapitulasi Pilkada Sumenep 2024 Selesai, Pasangan FAHAM Unggul 130 Ribu Lebih Suara

Dalam kesempatan itu, Dr. Erliyati mengungkapkan rasa syukurnya bisa terlibat langsung dalam forum nasional yang menghadirkan para pemangku kepentingan dari berbagai daerah.

“Forum ini sangat penting karena selain saya sebagai pengurus PMI Sumenep saya juga pimpinan RSUD Sumenep yang mana RSUD juga punya bank darah sesuai dengan amanat akreditasi,” ucapnya kepada media nusainsider.com, Kamis 17 Juli 2025.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya karena bisa menyerap berbagai pembaruan dan inspirasi dari forum nasional tersebut.

Menurutnya, hal ini menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi layanan di RSUD Sumenep agar semakin profesional dan berdaya saing.

“Semoga lelah ini bernilai ibadah yang bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Sumenep, baik di daratan maupun kepulauan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh tenaga medis di RSUD akan terus berbenah dan bekerja keras agar kualitas layanan kesehatan menunjukkan tren positif ke depan.

Baca Juga :  Dinilai Peduli Kepada Anak Muda, Pemuda Gapura Bersatu Deklarasi Siap Menangkan Pasangan FAHAM

Hal Ini dianggap sejalan dengan komitmen RSUD sebagai pusat rujukan kesehatan di kawasan timur Jawa Timur.

Meski telah meraih berbagai penghargaan di tingkat lokal dan nasional, Dr. Erliyati mengaku masih haus akan ilmu dan inovasi. Hal itu menjadi modal utama dalam mendorong reformasi sistem kesehatan berbasis pelayanan yang humanis dan berkelanjutan.

Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi, SH, MH, yang terus menekankan pentingnya menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah.

“Bupati selalu mendorong agar visi ‘Bismillah Melayani’ benar-benar menjadi semangat kerja, bukan hanya slogan. Dan kami di RSUD merasa terpacu untuk menjawab tantangan tersebut dengan kerja nyata,” tegasnya.

Kehadiran Dr. Erliyati dalam forum nasional itu menjadi bukti nyata bahwa transformasi layanan kesehatan di Sumenep tidak hanya berhenti pada penghargaan, tetapi terus berkembang melalui proses belajar dan inovasi.

Baca Juga :  Dewan Pers: Tantangan Media Bukan Hanya Disrupsi Digital, Tapi Turunnya Kepercayaan Publik

Dengan membawa semangat perubahan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep di bawah kepemimpinannya kini mulai berbenah menuju rumah sakit modern yang berfokus pada mutu, profesionalisme, dan keadilan akses layanan untuk seluruh masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru