Tumbuhkan Kesadaran Generasi Muda, DKPP Sumenep Berhasil Dorong Petani Millenial Berkembang

Rabu, 4 Desember 2024 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Petani milenial di Kabupaten Sumenep memiliki peran penting dalam mendorong transformasi pertanian menuju era modern.

Hal tersebut ditunjang dengan teknologi sebagai kekuatan utama, yang diharapkan mampu membawa sektor pertanian ke arah yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan, kemampuan teknologis yang dimiliki petani milenial menjadi salah satu faktor utama yang mendorong sektor pertanian maju.

“Dengan adopsi teknologi, pertanian modern bisa memberikan nilai ekonomis yang signifikan. Dengan teknologi, banyak nilai ekonomis yang bisa diperoleh dalam pertanian modern,” jelas Chainur Rasyid, Rabu (4/12/2024) saat dikunjungi diruang kerjanya.

Baca Juga :  Digadang-gadang Pantas Menduduki Jabatan Sekda, Begini Tanggapan Chainur Rasyid

Menurutnya, kesadaran para pemuda akan pentingnya pertanian semakin meningkat, yang tercermin dalam bertambahnya jumlah petani milenial di Sumenep.

Dulu, terang Chainur, banyak pemuda enggan memilih profesi petani karena dinilai tidak menarik dan kotor, akan tetapi, sekarang semakin banyak yang tertarik berprofesi sebagai petani berkat kemajuan teknologi.

“Seiring dengan tren ini, petani milenial di Sumenep kini mengelola berbagai jenis tanaman, mulai dari melon, lada, hingga alpukat. Teknologi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian, terutama di tengah terbatasnya lahan dan meningkatnya permintaan,” ujarnya menambahkan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Jumat, 17 April 2026 - 22:59 WIB

Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terbaru

Foto. Ilustrasi

Nasional

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:36 WIB

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB