SURABAYA, nusainsider.com — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, kembali menorehkan prestasi di panggung politik Jawa Timur.
Setelah dinobatkan sebagai tokoh politik paling disukai Generasi Z berdasarkan hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) terkait preferensi politik menuju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2029, Ning Lia kembali menerima penghargaan bergengsi dari Radar Surabaya Group.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Ning Lia dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta mendorong berbagai program pemberdayaan di Jawa Timur.
Sebelumnya, ARCI merilis hasil survei terbaru mengenai preferensi politik generasi muda Jawa Timur terhadap figur yang berpotensi maju pada Pilgub Jawa Timur 2029. Survei dilaksanakan pada 25 Juni hingga 5 Juli 2026 dengan melibatkan 1.200 responden berusia 17 hingga 40 tahun yang tersebar secara proporsional di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Penelitian menggunakan metode Stratified Multistage Random Sampling dengan margin of error ±2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Dalam hasil survei tersebut, nama Lia Istifhama menempati posisi sebagai tokoh politik yang paling disukai oleh kalangan Generasi Z.
Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Ning Lia sebagai salah satu figur muda yang memiliki tingkat penerimaan tinggi di kalangan masyarakat, khususnya pemilih muda yang diprediksi akan menjadi penentu arah politik Jawa Timur pada masa mendatang.
Tak berselang lama setelah hasil survei dipublikasikan, Ning Lia kembali memperoleh penghargaan dari Radar Surabaya Group dalam malam apresiasi yang digelar pada Kamis (30/7/2026).
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan komitmennya selama menjalankan amanah sebagai anggota DPD RI, baik dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di tingkat nasional maupun saat turun langsung menyerap aspirasi warga di berbagai daerah di Jawa Timur.
Dalam keterangannya pada Jumat (31/7/2026), Ning Lia mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata.
“Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi menjadi penyemangat untuk terus bekerja, mendengar aspirasi masyarakat, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas,” ujar Ning Lia.
Selama menjadi senator asal Jawa Timur, Ning Lia dikenal aktif mengawal berbagai isu strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Fokus perjuangannya meliputi peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan perempuan, penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengembangan literasi digital, hingga pembinaan generasi muda.
Berbagai program yang diinisiasinya juga melibatkan banyak elemen masyarakat, mulai dari komunitas, kalangan pelajar, pondok pesantren, hingga pelaku UMKM yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Bagi Ning Lia, setiap pencapaian yang diraih tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang selama ini memberikan kepercayaan kepadanya untuk terus mengabdi.
Karena itu, penghargaan yang diterimanya dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya sebagai wakil daerah di Senayan.
Ia berharap, apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, akademisi, dunia usaha, serta masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Saya percaya hasil terbaik lahir dari kolaborasi. Semoga ke depan kita bisa terus bersama-sama menghadirkan perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Rangkaian capaian tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat meningkatnya eksistensi Ning Lia di kancah politik Jawa Timur. Di tengah mulai menghangatnya dinamika menuju Pilgub Jawa Timur 2029, tingginya tingkat penerimaan dari kalangan generasi muda dan apresiasi dari berbagai pihak menjadi modal sosial yang semakin memperkuat kiprahnya sebagai salah satu figur yang diperhitungkan dalam peta politik provinsi tersebut.
![]()
Penulis : Wafa
















