Ust Hanan Attaki Dibaiat Jadi Warga NU; Siap Mati Demi NKRI

Jumat, 12 Mei 2023 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustadz Hanan Attaki adalah penceramah atau pendakwah kondang asal Aceh yang dikenal dengan keseharian dan gaya anak muda. Ia baru dibaiat gabung ke NU

Ustadz Hanan Attaki adalah penceramah atau pendakwah kondang asal Aceh yang dikenal dengan keseharian dan gaya anak muda. Ia baru dibaiat gabung ke NU

JAKARTA, Nusainsider.com Nama Ustadz Hanan Attaki saat ini tengah jadi perbincangan karena baru saja dibaiat menjadi warga Nahdlatul Ulama (NU).

Ustadz Hanan Attaki dibaiat oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim KH Marzuki Mustamar pada Kamis (11/5/2023).

Proses pembaitan dilakukan bersamaan dengan acara Halal Bihalal 1444 H keluarga Besar Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek sekaligus Haul KH Ahmad Noer, KH Mustamar, dan KH Murtadho Amin di Ponpes Sabilurrosyad Gasek, Malang, Jawa Timur.

Profil Ustadz Hanan Attaki

Ustadz Hanan Attaki adalah penceramah atau pendakwah kondang asal Aceh yang dikenal dengan keseharian dan gaya anak muda.

Ustadz Hanan Attaki juga merupakan pendiri gerakan Jihad Sabilillah Pemuda Hijrah yang aktif berdakwah di komunitas pemuda seperti anak punk, geng motor, skateboard, sepeda BMX, parkour, dan berbagai komunitas hobi lainnya.

Melansir TribunnewsWiki, Ustadz Hanan Attaki lahir di Aceh, 31 Desember 1981.

Dia merupakan anak kelima dari enam bersaudara.

Hanan Attaki sudah mendalami dan menghafalkan Alquran sedari kecil.

Dia menamatkan sekolahnya di Pondok Pesantren Ruhul Islam, Banda Aceh.

Saat di bangku sekolah, Hanan Attaki sering menjadi juara lomba membaca Alquran dan mendapat hadiah berupa sepeda hingga televisi.

Baca Juga :  5 Pasal Kontroversial RUU Perampasan Aset yang Rawan Disalahgunakan

Karena prestasinya tersebut, Hanan Attaki mendapat beasiswa ke Universitas Al-Azhar, Mesir.

Saat ini Hanan Attaki sudah menikah dengan Haneen Akira dan memiliki tiga anak bernama Maryam, Aisyah dan Yahya.

Hanan Attaki menempuh kuliah di Universitas Al Azhar, Mesir, Fakultas Ushuluddin, mengambil Jurusan Tafsir Alquran.

Hanan Attaki lulus dari Universitas Al Azhar di tahun 2004 dengan memperoleh gelar licence (Lc).

Semasa kuliah, Hanan Attaki bergabung dengan kelompok studi Alquran dan ilmu Islam dan menjadi pemimpin redaksi untuk buletin Islam ‘Salsabila’.

Untuk mencukupi kebutuhannya selama di Mesir, Hanan Attaki mencoba berbagai bisnis, mulai dari katering hingga berjualan bakso.

Selain itu Hanan Attaki juga sempat menjadi pengatur untuk ke Hajar Aswad di saat musim haji.

Karier

Setelah kembali ke Indonesia, Hanan Attaki bekerja sebagai pengajar SQT Habiburrahman dan Jendela Hati.

Selain itu, Hanan Attaki juga menjadi Direktur di Rumah Quran Salman ITB.

Di Bandung inilah Hanan Attaki mendirikan gerakan Pemuda Hijrah pada Maret 2015.

Gerakan Pemuda Hijrah Hanan Attaki tersebut berfokus kepada anak- anak muda dengan menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube untuk berdakwah.

Baca Juga :  Karya Tanpa Batas ; Ma'ruf Maulana Sisir Anak Yatim Madura Dari Daratan Hingga Kepulauan

Di samping tetap mengajar dan mengurus gerakannya, Hanan Attaki juga sering mengisi kajian mengenai Islam di Masjid Trans Studio Bandung.

Kajian Hanan Attaki biasanya dihadiri oleh anak- anak muda yang mayoritas merupakan mantan preman, geng motor dan lainnya.

Karena banyak yang menyukai gaya ceramahnya, Hanan Attaki juga sering diundang untuk mengisi kajian Islam di berbagai daerah di Indonesia.

Saat ini akun Instagram Hanan Attaki, @hanan_attaki sudah memiliki 9,1 juta followers

Kabar terbaru, Ustadz Hanan Attaki dibaiat menjadi wagra NU.

Kabar ini viral dan salah satunya dibagikan @generasi_mudaNU pada Kamis (11/5/2023).

Bahkan, ustadz yang kerap dikaitkan dengan\ Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) itu bersumpah siap mati demi NKRI.

Menurut video viral tersebut, Hanan Attaki berbaiat masuk NU dengan dibimbing pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang, KH Marzuki Mustama dalam acara halal bihalal 1444 Hijriyah Keluarga Besar Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek sekaligus Haul KH Ahmad Noer, KH Mustamar, dan KH Murtadho Amin, di Malang, Kamis (11/5/2023) malam.

Baca Juga :  Festival Tembakau 2025, Aktivis Sebut Jebakan Bupati untuk Pengusaha Rokok

Dalam sumpahnya Hanan Attaki menyatakan berbaiat, bersumpah, mengikuti ajaran akidah, ulama, habaib, kiai dari kalangan ahlussunah wal jamaah.

Tak hanya itu, Hanan Attaki juga menyatakan secara lahir dan batin menerima sistem bernegara, berbangsa NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan bimbingan ulama, habaib dan kiai ahlussunnah wal jamaah.

Ia juga mengaku siap mati demi NKRI.

“Selanjutnya, kami menyatakan siap mati membela Islam, siap mati , membela ahlussunnah wal jamaah, siap mati membela, memperjuangkan Nahdlatul Ulama, siap mati untuk NKRI. Lahaula wa la quwwata illa billahil aliyyil adzim,” kata Hanan Attaki.

Selain Hanan Attaki, selebriti Dimas Seto dan Teuku Wisnu ikut masuk ke dalam Ormas Islam terbesar di Indonesia itu.

Masuknya Hanan Attaki ke NU pun disambut baik generasi muda NU.

“Alhamdulillah, dibimbing oleh KH @ngaos_abah Ustadz @HananAttakiLc resmi berbai’at kepada Jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Selamat datang dan selamat bergabung sahabat Ustadz, di Jam’iyah Nahdlatul Ulama,” tulis unggahan tersebut

Loading

Berita Terkait

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern
Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment

Berita Terbaru