Varietas HMS 700 Jadi Harapan Baru Tingkatkan Produktivitas Padi Sumenep

Kamis, 18 September 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus melakukan terobosan guna meningkatkan produktivitas padi.

Salah satunya dengan memperkenalkan varietas unggul baru yang dinilai memiliki potensi hasil jauh lebih tinggi dibanding padi yang biasa ditanam petani.

Varietas tersebut adalah HMS 700, hasil persilangan yang dikembangkan oleh Prof. Hariadi dari Malang. Kepala Jabatan Fungsional (KJF) Penyuluh DKPP Sumenep, Dewo Ringgih, menjelaskan bahwa varietas ini mulai diuji di lahan pertanian Kecamatan Sumenep.

“Varietas HMS 700 ini adalah hasil persilangan yang dilakukan oleh Prof. Hariadi dari Malang, sehingga produktivitasnya jauh di atas rata-rata padi yang dibudidayakan secara umum,” ujar Dewo, Kamis (18/9/2025).

Menurut Dewo, uji coba HMS 700 di Sumenep menjadi yang pertama kali dilakukan. Bahkan, uji coba ini telah mendapat perhatian langsung dari Bupati Sumenep, yang turun meninjau secara langsung perkembangan varietas tersebut di lapangan.

“Bupati juga sudah meninjau varietas HMS 700,” tambahnya.

Selain HMS 700, DKPP Sumenep juga terus mengenalkan sejumlah varietas unggul baru yang mulai menggantikan varietas lama seperti CRM. Beberapa di antaranya adalah Impari 3.2, Impari 4.2, padi Sembaga, dan Mapan.

“Sekarang sudah mulai banyak varietas unggul baru yang menggantikan varietas lama, yaitu CRM. Di sini ada varietas Impari 3.2, Impari 4.2, terus ada padi Sembaga, Mapan, dan lain-lain,” jelas Dewo.

Ia berharap, kehadiran varietas-varietas baru tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Sumenep.

“Diharapkan untuk ke depannya akan ada peningkatan dengan penggunaan varietas-varietas unggul baru. Jika produktivitas HMS 700 terbukti tinggi, ini akan menjadi atensi luar biasa kepada Bapak Bupati untuk bisa dikembangkan secara luas di kecamatan lainnya,” pungkasnya.

Loading

Baca Juga :  Sinergi Pasca Idul Fitri: BKPSDM Sumenep Bangun Harmoni Lewat Halal Bihalal

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB