Waspada Campak! Dinkes P2KB Sumenep Terbitkan Himbauan untuk Sekolah dan Madrasah

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Drg Ellya Fardasah M.Kes dengan Baground Imbauan Atas Kasus Campak di Sumenep.

Foto. Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Drg Ellya Fardasah M.Kes dengan Baground Imbauan Atas Kasus Campak di Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep mengeluarkan himbauan resmi kepada sekolah dan madrasah terkait peningkatan kewaspadaan atas melonjaknya kasus campak di daerah tersebut.

Surat edaran bernomor tertanggal 7 Agustus 2025 itu ditandatangani langsung oleh Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, dan ditujukan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) serta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep.

Himbauan tersebut menekankan langkah-langkah strategis dalam mencegah penyebaran campak di lingkungan pendidikan. Hal ini mengingat sekolah dan madrasah menjadi tempat berkumpulnya anak-anak yang tergolong kelompok paling rentan.

Baca Juga :  Achmad Fauzi Kembali Paparkan Potensi Alam Sumenep Terbaik Se-indonesia Pada Debat Pamungkas

Menurut drg. Ellya, campak atau measles adalah penyakit menular yang disebabkan infeksi virus. Penularannya mudah terjadi melalui percikan droplet saat penderita batuk maupun bersin.

“Gejala campak yang perlu diwaspadai meliputi demam tinggi mendadak, ruam kemerahan di seluruh tubuh, batuk, pilek, mata merah berair (konjungtivitis), hingga bercak putih kecil di dalam mulut atau dikenal bercak Koplik,” tulisnya dalam surat edaran yang diterima nusainsider.com, Sabtu (23/8/2025).

Ia menegaskan agar pihak sekolah dan madrasah meningkatkan kewaspadaan. Peserta didik yang menunjukkan gejala campak diminta tidak diperkenankan masuk sekolah selama masa penularan.

Baca Juga :  Pendaftar Paskibraka Sumenep Membludak, 301 Pelajar Sudah Terverifikasi Hingga 12 Februari 2025.

Minimal, anak perlu beristirahat di rumah selama empat hari setelah muncul ruam guna mencegah penyebaran lebih luas.

Selain itu, Dinkes P2KB menginstruksikan sekolah untuk segera berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat apabila menemukan kasus mencurigakan. Dengan begitu, tindak lanjut medis dapat dilakukan lebih cepat.

Himbauan juga menyoroti pentingnya edukasi kepada guru, siswa, dan orang tua terkait gejala campak serta urgensi imunisasi sebagai langkah pencegahan utama.

“Kami berharap dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kemenag Sumenep agar himbauan ini dapat ditindaklanjuti. Hal ini sangat penting demi menjaga kesehatan peserta didik serta mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di sekolah,” tegas drg. Ellya Fardasah.

Sebagai bentuk keseriusan, surat edaran tersebut turut ditembuskan kepada Bupati Sumenep dan Sekretaris Daerah sebagai laporan resmi pengendalian penyebaran campak yang kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Baca Juga :  KWT Putri Bumi Maksimalkan Perawatan dan Panen Bawang Merah di Lahan Miliknya

Hingga berita ini diturunkan, pewarta masih menunggu tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan maupun Kemenag Sumenep terkait tindak lanjut atas himbauan tersebut.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Di Tengah Ombak dan Gelap Laut, Perawat Nonggunong Perjuangkan Nyawa Pasien
Lewat Film Pesta Babi, PMII Sumenep Ajak Publik Refleksi Soal Keadilan Sosial
Puskesmas Dasuk Jadi Lokasi Evaluasi CC112, Layanan Kesehatan Desa Diperkuat
DPD KNPI Sumenep dan DRT Group Teken MoU Penguatan UMKM Pemuda
PN Sumenep Angkat Bicara Soal Tudingan Suap di Kasus Sengketa Lahan
CV Lang Buana Dorong Koperasi Petani Kelapa untuk Suplai Industri VCO
PT Arinna dan KNPI Sumenep Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Generasi Muda
Pemkab Sumenep dan KNPI Kompak Dorong Pemuda Kreatif untuk Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:35 WIB

Di Tengah Ombak dan Gelap Laut, Perawat Nonggunong Perjuangkan Nyawa Pasien

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:46 WIB

Lewat Film Pesta Babi, PMII Sumenep Ajak Publik Refleksi Soal Keadilan Sosial

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Puskesmas Dasuk Jadi Lokasi Evaluasi CC112, Layanan Kesehatan Desa Diperkuat

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:51 WIB

DPD KNPI Sumenep dan DRT Group Teken MoU Penguatan UMKM Pemuda

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:00 WIB

PN Sumenep Angkat Bicara Soal Tudingan Suap di Kasus Sengketa Lahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:34 WIB

PT Arinna dan KNPI Sumenep Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Generasi Muda

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:19 WIB

Pemkab Sumenep dan KNPI Kompak Dorong Pemuda Kreatif untuk Kemajuan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:53 WIB

BKPSDM Sumenep Mulai Petakan Pengisian Lima Jabatan Strategis OPD

Berita Terbaru