WFH Rabu Jadi Solusi Efisiensi, Ning Lia Soroti Dampak Positif bagi Lingkungan dan Kinerja ASN

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, nusainsider.com — Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menetapkan skema Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Rabu menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Dukungan tersebut salah satunya datang dari anggota DPD RI, Lia Istifhama.

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu menilai kebijakan yang digagas oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, merupakan langkah inovatif yang tetap berpijak pada kebutuhan riil masyarakat serta prinsip tata kelola pemerintahan yang efektif.

Menurutnya, penerapan WFH setiap hari Rabu tidak sekadar kebijakan administratif, melainkan bagian dari strategi besar dalam mendorong efisiensi energi dan membangun budaya kerja yang lebih adaptif serta modern.

Ia menegaskan, pengurangan mobilitas ASN setidaknya satu hari dalam sepekan akan berdampak signifikan terhadap penurunan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), terutama di kawasan perkotaan dengan tingkat aktivitas tinggi.

“Ini bukan hanya soal bekerja dari rumah, tetapi bagaimana pemerintah daerah mampu membaca situasi dan mengambil langkah konkret untuk efisiensi. Ketika mobilitas berkurang, maka konsumsi BBM juga bisa ditekan. Dampaknya tentu tidak hanya pada anggaran, tetapi juga lingkungan,” ujar Ning Lia.

Lebih lanjut, ia menilai penetapan hari Rabu sebagai jadwal WFH merupakan langkah yang strategis dan terukur.

Baca Juga :  “Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar"

Kebijakan tersebut dinilai mampu menjaga ritme kerja ASN sepanjang pekan sekaligus menghindari potensi munculnya fenomena long weekend yang kerap terjadi jika WFH ditempatkan berdekatan dengan akhir pekan.

“Penempatan di hari Rabu ini sangat tepat. Tidak mengganggu pelayanan di awal pekan, dan juga tidak membuka celah terjadinya long weekend. Jadi keseimbangan antara produktivitas dan fleksibilitas tetap terjaga,” imbuhnya.

Ning Lia juga mengingatkan pentingnya kesiapan sistem pendukung dalam implementasi kebijakan ini.

Baca Juga :  Dari Ansor Jatim Menembus Tianjin University, Zikky Bawa Misi Akademik dan Diplomasi

Ia menekankan bahwa keberhasilan WFH tidak hanya ditentukan oleh konsep, tetapi juga oleh pengawasan yang ketat, evaluasi berkala, serta indikator kinerja yang jelas dan terukur.

“WFH harus tetap berbasis kinerja. Artinya, output pekerjaan harus terukur, ada monitoring yang jelas, dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. Justru ini menjadi momentum untuk memperkuat digitalisasi birokrasi,” tegasnya.

Selain efisiensi energi, ia menilai kebijakan ini juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) ASN.

Baca Juga :  Bea Cukai Kanwil Jatim I Dukung Aktivis ALARM Berantas Rokok Ilegal di Sumenep Madura

Dengan fleksibilitas waktu kerja, diharapkan tingkat stres dapat ditekan dan produktivitas meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pelayanan publik yang lebih optimal.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi memberlakukan skema WFH bagi ASN setiap hari Rabu sebagai bagian dari upaya efisiensi penggunaan BBM sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat akibat pola libur panjang.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif, kebijakan ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik dalam tata kelola pemerintahan daerah yang adaptif, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru