Wow! HCML Raih Capaian Produksi Gas Memuaskan Sepanjang 2023

Senin, 1 Januari 2024 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, nusainsider.com Kontraktor Kontrak Kerja Sama Husky – CNOOC Madura Limited (HCML) mampu meraih capaian produksi gas yang memuaskan sepanjang tahun 2023 ini.

Hal tersebut disampaikan pada kegiatan ‘Management Walkthrough (MWT) SKK Migas di Akhir Tahun 2023’ oleh SKK Migas, Minggu – Senin (31/12/2023 – 1/1/2024) di Gas Metering Station (GMS) HCML, Pasuruan Jawa Timur.

Hadir dalam pertemuan tersebut Manager Regional Office dan Relations HCML, Hamim Tohari, Manager BD Production HCML, Suryo Birowo dan tim, serta Kepala Divisi Hukum SKK Migas, Didik Sasono Setyadi beserta jajarannya.

Manager BD Production HCML, Suryo Birowo mengatakan produksi HCML saat ini terus meningkat.

Baca Juga :  Tim Sepak Bola Saebus United Menangkan Pertandingan Melawan PSB City Diperempat Final

Saat awal produksi di tahun 2017, HCML hanya berproduksi dari Lapangan BD dan hanya mengalirkan sekitar 30 MMSCFD. Saat ini, produksi puncak sales gas HCML sebesar 250 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari) dan merupakan yang terbesar di Jawa Timur dan Jawa Tengah,” kata Suryo Birowo.

Jumlah Produksi gas tersebut masih akan terus bertambah seiring dengan dikembangkannya lapangan baru, sejalan dengan salah satu visi HCML menjadi produsen gas terbesar di Jawa Timur.

“Dari tiga lapangan HCML, yakni lapangan BD, 2M (MDA-MBH), dan MAC, HCML memiliki persentase produksinya mencapai 30% dari total produksi gas di wilayah Jawa Timur,” ujar Suryo, saat melihat GMS bersama Manajemen SKK Migas untuk memantau kegiatan lifting akhir tahun di Pasuruan Jawa Timur, Senin dini hari, (1/12).

Kepala Divisi Hukum SKK Migas, Didik Sasono Setyadi yang ikut memantau kesiapan lifting akhir tahun mengatakan Dengan tiga lapangan yang telah berproduksi dan beberapa lapangan baru yang akan dikembangkan, diharapkan tidak hanya akan membuat produksi HCML meningkat tetapi juga menjadi lebih terintegrasi untuk kegiatan produksi yang lebih masif.

“Namun, Peningkatan produksi dalam kegiatan operasi, tetap harus selalu mengutamakan faktor HSE, sebab semua upaya dan pencapaian yang telah diraih tidak ada artinya bila HSE tidak dijaga,” kata Didik saat menyaksian kegiatan lifting minyak dan gas bumi maupun pemantauan stok (inventory stock) migas di akhir tahun 2023.

Baca Juga :  KOHATI; Konsep Independent Women dan Muslimah Insan Cita

Didik juga mengapresiasi komitmen HCML untuk meningkatkan integritas dan mendorong HCML agar lebih high profile dalam mengkampanyekan kegiatan usaha hulu migas yang lebih masif dan agresif dalam rangka meningkatkan ketahanan energi untuk kepentingan nasional.

“SKK Migas dan HCML akan terus bekerja professional untuk mengendalikan kegiatan operasi hulu migas yang saat ini merupakan yang terbesar di Jawa Timur,” kata Didik.

HCML saat ini memiliki 3 lapangan utama yang telah berproduksi, yaitu Lapangan BD, Lapangan 2M, dan Lapangan MAC. Produksi Lapangan BD didukung oleh 3 fasilitas utama yaitu Anjungan Sumur Lepas Pantai (offshore Wellhead Platform/WHP), Gas Metering Station (GMS) yang terletak di kota Pasuruan, dan fasilitas Produksi Terapung, Penyimpanan, dan Pembongkaran (Floating Production, Storage, and Offloading/FPSO).

Lapangan BD adalah satu-satunya lapangan HCML yang memiliki kandungan H2S dan juga kondensat.

FPSO Karapan Armada Sterling III adalah satu-satunya anjungan terapung di Indonesia yang memiliki fasilitas Sulphur Recovery Unit. Berdasarkan data per 30 November 2023, saat ini lapangan BD mampu mengirimkan sales gas sebesar 110 MMSCFD dengan 6,000 barel kondensat per-hari. (*)

Loading

Berita Terkait

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan
Eksistensi Industri Kretek Lokal Menguat, DRT Rilis Produk Baru di Sapudi
Halal Bihalal Bersama Media, Makayasa Paparkan Roadmap Besar dan Program Sosial
Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional
Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan
Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Minggu, 12 April 2026 - 16:24 WIB

Eksistensi Industri Kretek Lokal Menguat, DRT Rilis Produk Baru di Sapudi

Kamis, 9 April 2026 - 06:15 WIB

Halal Bihalal Bersama Media, Makayasa Paparkan Roadmap Besar dan Program Sosial

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 02:52 WIB

Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:25 WIB

Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB