Wow! Sukses Menarik Investasi 80 Juta Dolar Dari China, Madura Pasti Kenal Sosok Saudagar Ini

Jumat, 25 Agustus 2023 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CHINA, nusainsider.com Ketua Umum Saudagar Madura Akhmad Ma’ruf kembali sukses menarik investasi senilai 80 Juta Dolar AS dari perusahaan China yaitu PT Hua Yao Energi.

Diketahui, pengusaha asal Sumenep Madura ini berangkat ke China dalam rangka melakukan kontrak dagang untuk kabel jaringan bawah laut dalam menyuplai kebutuhan listrik energi baru terbarukan setelah sebelumnya berhasil menarik investasi dari negara Amerika, Jerman, Jepang, Singapura dan Taiwan.

Kunjungan investasi ke beberapa negara Asia dilakukan Akhmad Ma’ruf dalam mempromosikan Wiraraja Energi serta mencari mitra dalam rencana membangun industri panel surya di 10 pulau Provinsi Kepri dengan luas 5835,95 Ha.

Baca Juga :  Kunjungi Beberapa Negara Asia ; Ketum Saudagar Madura Motivasi Pemuda-pemudi Madura Berkarya Nyata

Hasil dari energi listrik yang dihasilkan akan di ekspor melalui jaringan kabel bawah tanah yang melintasi lautan.

Wiraraja Energi saat ini juga sedang fokus dalam mempresentasikan badan usaha dan mengajak beberapa BUMN dari China Tianying (CNTY) dan swasta Global Corp Logistics (GCL) di China untuk membangun solar farm di 10 pulau-pulau di Kepri yang dimiliki Wiraraja Energi.

“Ini memang pekerjaan yang tidak mudah. Tapi saya membawa tim yang handal dari Wiraraja untuk keliling Asia dalam menarik investasi ini,” ungkap Ma’ruf kepada media nusainsider melalui genggam sellulernya.

Rasa syukur ini membuat Akhmad Ma’ruf sujud sukur kepada Allah SWT karena perjuangannya yang gigih mendapatkan investasi yang dibawa pulang ke tanah air.

“Hal ini tidak terlepas dari berkat perjuangan, fokus dan komitmen yang tinggi untuk melobi investasi yang mau masuk, “imbuhnya.

Baca Juga :  Wajib Simak! Ini Alasan Bacaleg DPR RI Dapil Madura Terjun di Dunia Politik

Industri ini adalah industri baru terbarukan. Setelah ini, InsyaAllah bulan Oktober akan berangkat kembali ke Amerika untuk melobi perusahaan data centre supaya masuk ke Industri Wiraraja Park II,” lanjut Ma’ruf.

Target kami agar Wiraraja Tangguh akan Go publik atau IPO di bursa efek saham Indonesia.

Kami sudah siapkan segala kebutuhannya dan Ini merupakan kebanggaan orang-orang Madura. Perusahaan asal Madura bisa masuk di bursa saham. InsyaAllah tahun depan targetnya,” tutup Ma’ruf.

Loading

Berita Terkait

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan
Eksistensi Industri Kretek Lokal Menguat, DRT Rilis Produk Baru di Sapudi
Halal Bihalal Bersama Media, Makayasa Paparkan Roadmap Besar dan Program Sosial
Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional
Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan
Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Minggu, 12 April 2026 - 16:24 WIB

Eksistensi Industri Kretek Lokal Menguat, DRT Rilis Produk Baru di Sapudi

Kamis, 9 April 2026 - 06:15 WIB

Halal Bihalal Bersama Media, Makayasa Paparkan Roadmap Besar dan Program Sosial

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 02:52 WIB

Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:25 WIB

Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB