Investasi di Sumenep Meningkat, 751 Pengusaha Urus NIB Awal Tahun

Kamis, 6 Februari 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM.

Foto. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM.

SUMENEP, nusainsider.com Lokasi Kabupaten Sumenep yang berada di ujung timur Pulau Madura bukanlah penghalang bagi investasi. Buktinya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep mencatat peningkatan minat investor.

Pada awal tahun ini, sebanyak 751 pengusaha telah mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah awal dalam berinvestasi.

Kepala DPMPTSP Sumenep, Abd. Rahman Riadi, menargetkan investasi tahun ini mencapai Rp2,8 triliun dan optimistis angka tersebut bisa tercapai.

“Di awal tahun 2025 ini saja, investasi yang masuk sudah cukup banyak. Ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya, Kamis 6 Februari 2025.

Setiap pelaku usaha wajib mencantumkan besaran modal yang ditanamkan sebelum berinvestasi. Namun, pihaknya masih melakukan rekapitulasi untuk mengetahui total nilai investasi yang telah masuk.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Bantu Petani Klaim AUTP Di 4 Kecamatan Terdampak Bencana

Dari 751 NIB yang terbit, mayoritas berada di Kecamatan Kota dengan 176 pengusaha. Wilayah kepulauan seperti Arjasa dan Sapeken juga mencatat jumlah pendaftar yang signifikan.

Jenis usaha yang paling banyak mengurus NIB meliputi pedagang eceran, usaha makanan dan minuman (mamin), pangkalan LPG, ruko, hingga warung makan.

Menurut Rahman sapaan akrabnya menjelaskan bahwa peningkatan jumlah investasi ini menjadi peluang besar dalam membuka lapangan pekerjaan baru di Sumenep.

Baca Juga :  Bukti Kepedulian Bupati Ra Achmad Fauzi, Kemenhub RI Programkan Rute Baru Bali-Sumenep

Untuk memastikan target tercapai, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi, seperti digitalisasi perizinan, promosi peluang investasi, serta penyelenggaraan Sumenep Investment Summit.

“Kami juga memiliki program insentif bagi investor dengan modal besar serta yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan,” tambahnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, Sumenep berharap dapat terus menarik lebih banyak investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan
DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 22:34 WIB

Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Rabu, 15 April 2026 - 14:27 WIB

Kasus Rokok Ilegal Pamekasan Naik Level, PR HJS Terseret Radar KPK

Berita Terbaru