Mahasiswa STITA Ukir Sejarah: Perpaduan Islam dan Kecerdasan Buatan di Panggung Global

Rabu, 18 Juni 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama pemateri dan peserta usai Kegiatan Seminar

Foto Bersama pemateri dan peserta usai Kegiatan Seminar

SUMENEP, nusainsider.com Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep mencatat tonggak sejarah baru dengan sukses menggelar Seminar Internasional bertema “Transformasi Pendidikan Islam Global dalam Membangun Mahasiswa Berintegritas dan Perguruan Tinggi yang Unggul di Tengah Tantangan Artificial Intelligence (AI)”.

Acara berlangsung Rabu, 18 Juni 2025, di Ruang PKK, Rumah Dinas Bupati Sumenep.

Seminar ini menghadirkan tokoh utama, Syekh Dr. Thoriq Ghannam al Hasani, seorang ulama dan akademisi kenamaan dari Timur Tengah yang telah banyak berkontribusi dalam dunia pendidikan Islam internasional.

Baca Juga :  Dinilai Taat Pajak, PR Makayasa Jadi Role Model Industri Rokok di Sumenep

Ia menyoroti pentingnya pendidikan Islam yang progresif namun tetap berakar pada nilai-nilai spiritual, di tengah derasnya arus kecerdasan buatan (AI).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua STITA Sumenep, Dr. H. Ahmad Effendi, Lc., M.A., serta perwakilan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya mutu pendidikan sebagai fondasi pembangunan bangsa.

“Pendidikan yang lemah hanya akan menghasilkan kemiskinan dan stagnasi. Maka, semua pihak harus menjadi agen perubahan,” tegasnya.

Ketua BEM STITA, Dauri Aziz, menyatakan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar agenda akademik, melainkan panggilan untuk membentuk kesadaran mahasiswa akan pentingnya integritas keilmuan dan kedalaman spiritual.

“Kami ingin mencetak generasi yang unggul secara akademik, sekaligus berjiwa spiritual,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua STITA menilai seminar ini sebagai momentum emas yang menandai kesiapan STITA untuk tampil di tingkat internasional.

“Ini bukti bahwa mahasiswa kami tidak tertinggal dalam merespons tantangan global,” katanya.

Selain pemaparan materi, seminar juga dilengkapi sesi tanya jawab yang berlangsung aktif. Peserta mendapatkan e-sertifikat, konsumsi, dan kesempatan membangun jejaring intelektual lintas negara.

Baca Juga :  H-2 Turnamen Billiard Madura Open 2024 Akan di Gelar Pemkab Sumenep

Seminar ini menjadi bukti bahwa STITA Sumenep, melalui semangat mahasiswanya, tengah membangun jembatan kokoh antara tradisi keislaman dan inovasi teknologi — langkah penting menuju pendidikan Islam yang adaptif, berdaya saing, dan mendunia.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Oplah 2026 Digeber, DKPP Sumenep Targetkan Dua Kali Panen dalam Setahun
Kolaborasi Lintas Sektor, KUA dan Puskesmas Batang Batang Perkuat Layanan Mental Berbasis Spiritual
Pelayanan Tak Sesuai Standar, RSUD Sumenep Siapkan Skema Kompensasi untuk Pasien
Pelestarian Cagar Budaya Jadi Prioritas, Bupati Fauzi Dorong Sinergi dan Partisipasi Publik
Desa Cantik Hadir, Pemkab Sumenep Pastikan Kebijakan Tepat Sasaran
Program Penguatan Kelompok Nelayan, Sumenep Targetkan Koperasi Mandiri
Hampir Sepekan Gelap Gulita, Warga Pulau Sepanjang Keluhkan Listrik Tak Kunjung Menyala
Desak Evaluasi Rute Penerbangan, Pimred Nusainsider Soroti Akses Sapeken–Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:54 WIB

Oplah 2026 Digeber, DKPP Sumenep Targetkan Dua Kali Panen dalam Setahun

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:35 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor, KUA dan Puskesmas Batang Batang Perkuat Layanan Mental Berbasis Spiritual

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:47 WIB

Pelayanan Tak Sesuai Standar, RSUD Sumenep Siapkan Skema Kompensasi untuk Pasien

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:23 WIB

Pelestarian Cagar Budaya Jadi Prioritas, Bupati Fauzi Dorong Sinergi dan Partisipasi Publik

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:59 WIB

Desa Cantik Hadir, Pemkab Sumenep Pastikan Kebijakan Tepat Sasaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:49 WIB

Hampir Sepekan Gelap Gulita, Warga Pulau Sepanjang Keluhkan Listrik Tak Kunjung Menyala

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:48 WIB

Desak Evaluasi Rute Penerbangan, Pimred Nusainsider Soroti Akses Sapeken–Sumenep

Senin, 4 Mei 2026 - 14:41 WIB

Perjuangan Panjang Masalembu: Dari 1.300 Tiang Listrik hingga Dukungan Swasta

Berita Terbaru