Desa Cantik Hadir, Pemkab Sumenep Pastikan Kebijakan Tepat Sasaran

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH

SUMENEP, nusainsider.com Upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa berbasis data terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Program ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pengolahan dan pemanfaatan data statistik desa guna mendorong pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Di bawah kepemimpinan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, program Desa Cantik tidak sekadar hadir sebagai inovasi, melainkan wujud komitmen visioner pemerintah daerah dalam memastikan setiap kebijakan berbasis data yang akurat dan mutakhir.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam setiap perencanaan pembangunan. Tanpa dukungan data yang valid, kebijakan berpotensi tidak menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Pembangunan tanpa data ibarat berjalan dalam gelap. Dengan data yang kuat, kita bisa memastikan arah kebijakan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (29/4/2026) lalu. 

Program Desa Cantik juga mencerminkan keseriusan Pemkab Sumenep dalam membangun sistem perencanaan yang matang. Hal ini terlihat dari sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep.

Baca Juga :  Ayo Hadir! 20 Grup Artis Musik Keroncong se-Jawa Timur akan Hadir ke Sumenep, Simak Jadwalnya.

Sejumlah instansi seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), hingga Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) turut dilibatkan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan data desa yang berkualitas, sehingga setiap program pembangunan menjadi lebih terukur, tepat sasaran, serta mudah dievaluasi.

“Kalau data kita baik, maka program juga akan tepat. Pelaksanaannya jelas, dan dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Fauzi mendorong desa agar semakin mandiri dan cerdas dalam mengambil keputusan berbasis data.

Baca Juga :  Upaya Pemkab Sumenep Tekan Promosi, Akses Jalan Pintu Masuk Pantai Lombang Selesai Diperbaiki

Ia menekankan bahwa data bukan sekadar angka, melainkan instrumen strategis yang menjadi dasar utama dalam proses pembangunan.

Pada tahap awal pelaksanaan tahun 2026, program Desa Cantik menyasar tiga desa sebagai percontohan, yakni Desa Ketawang Karay, Desa Bata’al Timur, dan Desa Billapora Barat.

Ketiga desa tersebut diproyeksikan menjadi model inspiratif bagi desa lain di Kabupaten Sumenep, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Baca Juga :  Laporan Masuk Sejak Idulfitri, Kasus Penganiayaan di Sapeken Belum Tuntas

Keberhasilan program ini nantinya akan diukur dari tingkat kesadaran dan partisipasi desa dalam kegiatan statistik, serta sejauh mana data yang dihimpun benar-benar dimanfaatkan dalam penyusunan kebijakan desa.

“Melalui budaya sadar data, desa dapat lebih mandiri dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembangunan berbasis fakta,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Usai Pernyataan PT Patra Niaga, Ning Lia DPD RI Justru Desak Pemerintah Begini
Kasus Penyekapan Yuvita, Lia Istifhama Tegaskan Negara Harus Berpihak pada Korban
Konsumsi Meningkat, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur Termasuk Madura
Aktivis Desak Pemkab Sumenep Turun ke Lapangan, Jangan Asal Bicara Soal BBM
Karnaval Lughis 2026 Pecahkan Antusiasme Warga, Jalan 1,5 Kilometer Dipenuhi Penonton
Ribuan Siswa akan Meriahkan Karnaval Terpanjang di Sumenep, Lughatul Islamiyah siap Tampilkan Budaya Dunia
Demokrasi dan Sejarah Bangsa Tak Boleh Dipertentangkan, Ini Pesan Lia Istifhama
Detikzone.id Buktikan Peran Media Lewat Aksi Nyata, Bantuan Terus Mengalir hingga Hari ke-26

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:39 WIB

Usai Pernyataan PT Patra Niaga, Ning Lia DPD RI Justru Desak Pemerintah Begini

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:40 WIB

Kasus Penyekapan Yuvita, Lia Istifhama Tegaskan Negara Harus Berpihak pada Korban

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:50 WIB

Konsumsi Meningkat, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur Termasuk Madura

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:11 WIB

Aktivis Desak Pemkab Sumenep Turun ke Lapangan, Jangan Asal Bicara Soal BBM

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:49 WIB

Karnaval Lughis 2026 Pecahkan Antusiasme Warga, Jalan 1,5 Kilometer Dipenuhi Penonton

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:35 WIB

Demokrasi dan Sejarah Bangsa Tak Boleh Dipertentangkan, Ini Pesan Lia Istifhama

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:49 WIB

Detikzone.id Buktikan Peran Media Lewat Aksi Nyata, Bantuan Terus Mengalir hingga Hari ke-26

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:49 WIB

HM Cafe & Billiard Dibuka, Sumenep Miliki Arena Biliar Modern Berstandar dan Kafe Estetik

Berita Terbaru