Perlindungan PPPK Kian Kuat, Pemkab Sumenep Hadirkan Program Smart Save

Jumat, 5 September 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU.ASEAN Eng Plt BKPSDM Sumenep saat menyampaikan Sambutannya dalam momentum sosialisasi Program Smart Save dari PT Taspen Life di Ruang Rapat Potre Koneng Bappeda Sumenep, Jumat 5/9/2025.

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU.ASEAN Eng Plt BKPSDM Sumenep saat menyampaikan Sambutannya dalam momentum sosialisasi Program Smart Save dari PT Taspen Life di Ruang Rapat Potre Koneng Bappeda Sumenep, Jumat 5/9/2025.

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan jaminan kesejahteraan bagi aparatur sipil negara (ASN), khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Pemkab Sumenep resmi menggandeng PT Taspen (Persero) untuk menghadirkan program Taspen Save dan Personal Accident, sebuah skema tabungan hari tua khusus bagi ASN.

Langkah ini dinilai sangat penting, mengingat hingga saat ini ASN, khususnya yang PPPK belum memiliki regulasi pensiun yang setara dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Plt. Kepala BKPSDM Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya hadir sebagai pembuat kebijakan, namun juga fasilitator yang peduli terhadap masa depan ASN.

“Perencanaan keuangan sejak dini adalah keharusan. Melalui Taspen Save, PPPK bisa memiliki jaminan kesejahteraan dari awal masa kerja hingga pensiun,” ujar Arif Firmanto, Jumat (5/9/2025).

Arif sapaan akrabnya menjelaskan, Taspen Save menjadi solusi nyata bagi ASN PPPK agar tetap mendapat perlindungan yang layak.

Program ini disambut baik dalam sosialisasi karena memberikan kepastian, terutama terkait jaminan di hari tua, “Paparnya.

Arif Firmanto yang akrab disapa arif menegaskan bahwa program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Sumenep peduli terhadap kesejahteraan seluruh ASN tanpa terkecuali.

“Dengan adanya Taspen Save, PPPK bisa lebih tenang dalam menjalani pengabdian karena memiliki bekal jaminan di masa depan. Kami berharap program ini bisa menjadi model bagi daerah lain,” pungkasnya.

Foto Bersama Plt BKPSDM Sumenep Bersama Branch Manager PT Taspen Life dan Peserta.

Lebih lanjut, Arif menambahkan, kerja sama dengan PT Taspen (Persero) ini juga dihadiri sejumlah pihak, termasuk Kepala Divisi Pemasaran Taspen Life dari Jakarta dan Perwakilan Bank Mandiri Taspen Cabang Sumenep

Baca Juga :  Rapat Kerja (Raker) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep Berlangsung di Batu Malang

Taspen Save merupakan produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan jiwa dan kecelakaan sekaligus menjadi tabungan hari tua bagi ASN.

“Dengan premi minimum yang disepekati 4,75 Persen dari Gaji, program ini sudah bisa diikuti. Ini adalah salah satu cara nyata untuk meningkatkan kesejahteraan ASN PPPK di lingkungan Pemkab Sumenep,” Tambahnya Arif menutup.

Terpisah, Branch Manager PT Taspen (Persero) Pamekasan, Agnes Ginting, memaparkan skema iuran program ini ditetapkan sebesar 4,75 persen dari gaji bulanan, sama dengan PNS.

Bedanya, pembayaran dilakukan secara mandiri oleh setiap peserta,” ujarnya.

Selain Program Taspen Save, juga ada Program Personal Accident. Program Personal Accident ini diikuti oleh seluruh ASN di sumenep bukan hanya PPPK saja.

Sehingga melalui program Personal Accident ini seluruh ASN di sumenep mendapatkan perlindungan apabila terjadi risiko meninggal dunia karena kecelakaan di luar jam kerja dengan total santunan Rp 60Jt,”Tutupnya.

Untuk diketahui, Program Personal Accident ini Iurannya sebesar Rp 5000 per-orang selama per-bulan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru