SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya inovasi dengan menggelar Anugerah Inovasi Daerah (AID) 2025.
Agenda tahunan yang digawangi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) ini siap menjadi wadah lahirnya kreativitas sekaligus solusi nyata dari berbagai sektor. Tahun ini, total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp90 juta.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, menegaskan bahwa AID bukan semata kompetisi, melainkan sarana strategis untuk memperkuat daya saing daerah melalui inovasi.
“Anugerah Inovasi Daerah ini adalah wadah untuk menunjukkan kreativitas dan solusi yang mampu membawa perubahan nyata. Inovasi adalah kunci untuk pelayanan publik yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya, Ahad (21/9).
Ajang bergengsi ini terbuka luas, tidak hanya bagi perangkat daerah, tetapi juga BUMD, ASN, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat umum. Panitia membagi kompetisi dalam tiga kategori utama:
- Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, mencakup manajemen dan tata laksana internal pemerintahan.
- Inovasi Pelayanan Publik, meliputi terobosan di bidang perizinan, kesehatan, pendidikan, dan sektor layanan lain.
- Inovasi Daerah Lainnya, yakni inovasi yang terkait urusan pemerintahan sesuai kewenangan perangkat daerah.
Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan, menyebut AID 2025 diharapkan melahirkan ide-ide cemerlang yang benar-benar berdampak pada pembangunan daerah.
“Kami mengajak seluruh elemen untuk berpartisipasi aktif. Ini momentum untuk menunjukkan kontribusi nyata bagi masa depan Sumenep,” ujarnya.
Untuk menjamin objektivitas, proses seleksi akan melibatkan tim juri independen yang terdiri dari akademisi, praktisi, komunitas, media, dan unsur perangkat daerah.
Karya inovasi akan dinilai dari aspek orisinalitas, manfaat, keberlanjutan, hingga potensi replikasi di daerah lain.
Puncak penghargaan dijadwalkan bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, sehingga selain menjadi ajang kompetisi, juga akan menjadi refleksi bersama atas capaian pembangunan berbasis inovasi.
Saat ini, AID 2025 memasuki tahap pendaftaran proposal. Proses pendaftaran berlangsung mulai 1 hingga 24 September 2025. Informasi lengkap, termasuk panduan teknis, bisa diakses melalui tautan resmi (https://linktr.ee/anugerahinovasidaerah2025) atau barcode yang tercantum pada flyer kegiatan.
“Mari kita jadikan Sumenep sebagai kabupaten yang unggul, maju, dan inovatif,” pungkas Benny.
![]()
Penulis : Wafa
















